1.000 Calon Mahasiswa Baru UIN Saizu Ikuti Ujian BQ-PI, Jadi Syarat Wajib Sebelum KKN dan Skripsi
abduh imanulhaq July 01, 2026 04:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 1.000 calon mahasiswa baru (camaba) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mengikuti Ujian Kompetensi Baca Al-Qur'an dan Praktik Ibadah (BQ-PI) Tahap I.

Kegiatan digelar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ma'had Al-Jami'ah pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026 di Kampus Pusat UIN Saizu Purwokerto.

Peserta berasal dari berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni Pesantren, Tahfidz, AOSMA, Prestasi, SNBP, dan SPAN-PTKIN.

Ujian ini menjadi tahapan awal untuk memetakan kemampuan dasar keislaman mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan.

Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua hari, yakni Selasa (30/6/2026) untuk peserta kelompok 1-25 dan Rabu (1/7/2026) untuk kelompok 26-50.

Mudir Ma'had Al-Jami'ah UIN Saizu Purwokerto, Nasrudin menjelaskan, seluruh peserta menempati ruang-ruang kelas yang telah ditentukan oleh panitia sesuai pembagian kelompok.

Ujian Kompetensi BQ-PI merupakan salah satu tahapan penting bagi mahasiswa baru UIN Saizu untuk memetakan kemampuan dasar dalam membaca Al-Qur'an dan melaksanakan praktik ibadah.

Materi yang diujikan meliputi kemampuan tartil membaca Al-Qur'an, hafalan Juz 'Amma mulai dari Surah An-Nas hingga Ad-Dhuha, serta praktik ibadah yang mencakup thaharah dan salat.

Pelaksanaan ujian ini bukan sekadar menjadi proses evaluasi kemampuan mahasiswa baru, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan di UIN Saizu.

"Melalui Ujian Kompetensi BQ-PI ini kami ingin memetakan kemampuan awal mahasiswa baru sehingga pembinaan yang diberikan dapat berjalan lebih tepat sasaran. Harapannya seluruh mahasiswa memiliki kompetensi membaca Al-Qur'an dan praktik ibadah yang baik sebagai bekal selama menempuh pendidikan di UIN Saizu," ujarnya.

Dia menambahkan, mahasiswa yang telah memenuhi standar kompetensi akan langsung dinyatakan lulus, sedangkan peserta yang belum mencapai nilai minimal akan mengikuti program pembinaan sebelum menjalani ujian ulang.

Berdasarkan petunjuk teknis yang diterbitkan UPT Ma'had Al-Jami'ah, mahasiswa dinyatakan memenuhi standar kompetensi apabila memperoleh nilai minimal 70 pada setiap materi ujian.

Sementara itu, peserta yang belum mencapai nilai tersebut akan mendapatkan bimbingan lanjutan sebelum mengikuti ujian tahap berikutnya.

Selain sebagai instrumen pemetaan kompetensi, kelulusan Ujian BQ-PI juga menjadi salah satu persyaratan akademik yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum mengikuti kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), maupun ujian skripsi.

Ketentuan tersebut menunjukkan pentingnya penguasaan kompetensi dasar keislaman sebagai bagian integral dari proses pendidikan di UIN Saizu.

Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan ujian, panitia menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta, di antaranya mengenakan pakaian atasan putih dan bawahan hitam, hadir paling lambat 15 menit sebelum ujian dimulai, serta membawa kartu identitas untuk proses verifikasi sebelum memasuki ruang ujian.

Melalui pelaksanaan Ujian Kompetensi BQ-PI Tahap I ini, UIN Saizu menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi keislaman yang kuat.

Pembinaan baca Al-Qur'an dan praktik ibadah diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan sekaligus membentuk karakter religius sesuai nilai-nilai yang dikembangkan di lingkungan UIN Saizu. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.