TRIBUNNEWS.COM – Timnas Inggris bersiap menghadapi laga hidup-mati melawan RD Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, The Three Lions mendapat kabar kurang menggembirakan setelah dipastikan tidak akan diperkuat dua pemainnya.
Inggris akan menghadapi RD Kongo di Stadion Atlanta, Rabu (1/7/2026) pukul 23.00 WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi Harry Kane dan kolega untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Di atas kertas, Inggris lebih diunggulkan dibandingkan RD Kongo.
Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, The Three Lions memiliki peluang sebesar 81,84 persen untuk lolos ke babak 16 besar.
Penilaian tersebut sejalan dengan pendapat Wakil Ketua Oranje Indonesia, Arnan Binafsihi.
Menurutnya, Inggris yang kini menempati peringkat keempat dunia FIFA memang pantas dijagokan sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.
"Kalau untuk kandidat juara memang enggak akan jauh-jauh dari Top 10-nya FIFA, ada Prancis, Inggris, Portugal, Brasil ya termasuk, juara bertahan Argentina, ada Belgia juga, termasuk juga Belanda sama Jerman," kata Arnan Binafsihi, saat berbincang di Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews, Karanganyar, Jawa Tengah.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel memberikan kabar terbaru mengenai kondisi skuadnya.
Tuchel mengonfirmasi bahwa bek Jarell Quansah dan Reece James belum akan masuk dalam daftar pemain karena belum pulih sepenuhnya.
Meski demikian, pelatih asal Jerman itu menegaskan keduanya semakin dekat untuk kembali merumput.
"Jarell sedikit lebih siap dibandingkan Reece, tetapi persaingan untuk masuk ke skuad pertandingan kali ini sangat ketat," kata Tuchel, dikutip dari Daily Mail.
"Kami berharap masih memiliki lebih banyak pertandingan di turnamen ini sehingga kesempatan mereka akan segera datang," tambahnya.
Baca juga: Prancis Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 dengan Gaya, Dua Rekor Bersejarah Langsung Tercipta
Reece James sendiri telah tampil dua kali di fase grup saat menghadapi Kroasia dan Ghana.
Sementara itu, Jarell Quansah baru sekali mendapat kesempatan bermain ketika Inggris melawan Panama.
Meski tanpa Quansah dan James, Inggris tetap memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Bukayo Saka dan Marcus Rashford diperkirakan kembali mengisi kedua sisi sayap, sementara Harry Kane berpeluang menyamai salah satu rekor milik Gary Lineker.
Striker Bayern Munchen tersebut telah mengoleksi tiga gol di fase gugur Piala Dunia bersama Inggris, atau setengah dari total enam gol yang dicetak Lineker pada fase knockout.
Di kubu RD Kongo, pelatih Sebastien Desabre tidak memiliki kendala cedera jelang pertandingan ini.
RD Kongo diperkirakan akan kembali menggunakan formasi 5-3-2 yang sebelumnya diterapkan saat menghadapi Portugal dan Kolombia, setelah sempat beralih ke skema 4-4-2 ketika melawan Uzbekistan.
Jika kembali memakai formasi tersebut, penyerang Brian Cipenga kemungkinan akan digantikan oleh bek tengah Steve Kapuadi.
Di lini depan, Fiston Mayele berpeluang mempertahankan posisinya sebagai starter setelah mencetak gol pada laga terakhir, menggeser Cedric Bakambu.
Meski demikian, Desabre masih memiliki opsi mengandalkan pengalaman Bakambu yang kini berusia 35 tahun untuk berduet dengan Yoane Wissa.
Wissa sendiri tampil impresif di Piala Dunia 2026 dengan mencetak dua gol, lebih banyak dibandingkan torehan satu golnya sepanjang Liga Inggris musim 2025/2026.
Pickford; Spence, Konsa, Guehi, O'Reilly; Anderson, Rice; Saka, Bellingham, Rashford; Kane
Mpasi-Nzau; Wan-Bissaka, Tuanzebe, Mbemba, Kapuadi, Masuaku; Moutoussamy, Sadiki, Kayembe; Wissa, Bakambu
(Tribunnews.com/Ali)