Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Persoalan instalasi air minum yang rusak menjadi aspirasi utama warga Desa Karanglo saat bertemu Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam kegiatan Sambung Rasa di Kecamatan Polanharjo, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan Sambung Rasa, merupakan salah satu program untuk pemerintah Kabupaten mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan ini, warga mengungkapkan persoalan langsung kepada Bupati Hamenang.
Salah satu perwakilan warga dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Muhammad Anwari menyampaikan persoalan tersebut dalam sesi tanya jawab.
Anwari menyampaikan, soal instalasi air minum yang alami kerusakan karena usia yang sudah tua.
"Yang diusulkan, masalah instalasi air minum di Karanglo ini dibuat tahun '77," ujarnya.
Instalasi ini mengaliri tiga dukuh, yakni Karangetan, Plumbon, dan Wangon.
Baca juga: Bupati Hamenang Buka Kejurkab Piala Bupati Klaten 2026, Dorong Atlet Pencak Silat Raih Prestasi!
"Karena umurnya sudah tua, instalasinya itu banyak yang sudah rusak," jelasnya.
Akibat adanya kerusakan, berdampak ke air.
"Dan sekarang, terjadi penurunan debet air," ucapnya.
Penurunan debit air, diungkapkan mencapai 2 meter.
Anwar berharap, agar segera dilakukan perbaikan supaya dapat dimanfaatkan kembali warga.
Dalam kegiatan ini, Bupati Hamenang hadir didampingi jajaran OPD Kabupaten Klaten.
Ditemui usai acara, Mas Hamenang sapaan akrab Bupati Klaten mengatakan menampung aspirasi tersebut.
"InsyaAllah nanti di APBD perubahan, akan kami bantu melalui jalur bankeu kepada desa," ujarnya.
Baca juga: Klaten Perluas Jejaring Global, Bupati Hamenang Sambut Presiden International Union of University
Mas Hamenang juga menjelaskan bila kegiatan sambung rasa merupakan kegiatan positif pemerintah.
"Bahwa kegiatan semacam ini itu kemudian bisa berdampak sangat positif, karena kami bisa mengerti secara langsung permasalahan apa yang ada di wilayah. Untuk kemudian kami selesaikan," ucapnya.
"Tapi minimal dengan adanya kegiatan sambung rasa ini kemudian kita bisa menyerap aspirasi secara langsung, kemudian menjawab berbagai macam keluhan warga masyarakat," tambahnya.
Selain menyerap aspirasi, beberapa bantuan juga diserahkan dalam kegiatan ini.
Mulai dari bantuan sembako, bantuan pendidikan, serta bantuan lain dari berbagai instansi.
Tak hanya memberi bantuan, beberapa pelayanan pemerintahan juga dihadirkan dalam stand kegiatan,
Seperti pelayanan administrasi Dukcapil, pengecekan kesehatan, pelayanan izin usaha, juga perpustakaan keliling.
Beberapa stand UMKM Desa, juga ditampilkan dalam kegiatan ini.
Baca juga: Bupati Hamenang Terima Keluhan Jalan Rusak saat Sambung Rasa di Randulanang, Rencana Perbaikan 2027
(*)