Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Polisi mengungkap dugaan penyebab kecelakaan maut yang melibatkan empat kendaraan di Jalan Semarang-Solo, tepatnya di wilayah Desa Penggung, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sopir Toyota Avanza diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, memicu tabrakan beruntun yang menewaskan satu orang.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Satlantas Polres Boyolali. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Aiptu Slamet Riyadi, mewakili Kasatlantas dan Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, mengatakan dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi Avanza yang kurang berhati-hati saat berkendara.
"Untuk penyebab, kurang hati-hatinya pengemudi Avanza yang diduga mengantuk atau karena oleng ke kanan," ujar Slamet saat ditemui di lokasi kejadian.
Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan Maut di Penggung Boyolali, 4 Kendaraan Terlibat, Pengemudi Avanza Tewas
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika Toyota Avanza melaju dari arah Semarang menuju Solo.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng, lepas kendali, lalu masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk kontainer yang datang dari arah Solo menuju Semarang.
Akibat benturan tersebut, Avanza terpental kembali ke jalur semula.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Boyolali, Avanza Oleng Berujung Tabrak Truk Kontainer dan Dihantam Bus
Nahas, dari arah belakang melaju sebuah bus yang tidak sempat menghindar sehingga kembali menghantam minibus tersebut.
"Minibus Avanza berjalan dari arah utara ke selatan, kemudian oleng, lepas kendali, dan bertabrakan dengan KBM kontainer. Setelah itu Avanza terpental dan tertabrak bus yang berjalan searah dari belakangnya," jelas Slamet.
Benturan beruntun itu juga membuat truk kontainer oleng ke kanan hingga akhirnya bertabrakan dengan sebuah mobil pikap.
"Kontainer kemudian oleng ke kanan dan bertabrakan dengan pikap," imbuhnya.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban telah dievakuasi ke RSUD Pandan Arang Boyolali.
"Untuk korban satu orang dibawa ke RSUD Pandan Arang. Kondisinya meninggal dunia," katanya.
Hingga kini, Satlantas Polres Boyolali masih memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.