Korban Meninggal Akibat Ledakan Mesin KMP Aceh Hebat 2 Bertambah, Total Sudah Tiga Orang
Nurul Hayati July 01, 2026 07:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu korban insiden KMP Aceh Hebat 2, Muhammad Zulfikar, yang mengembuskan napas terakhir pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB setelah hampir 20 hari menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan informasi tersebut.

 Pihaknya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan memastikan perusahaan terus memberikan pendampingan kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak.

"Atas nama Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kami berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," ujar Andri, Rabu (1/7/2026).

Ia menyebutkan, sejak insiden KMP Aceh Hebat 2 terjadi pada 12 Juni 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, ASDP terus berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.

Menurutnya, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan berbagai instansi terkait dalam penanganan korban, sekaligus mendampingi keluarga, termasuk pada proses pemulangan jenazah hingga pemakaman.

Selain fokus pada penanganan korban, ASDP juga menyatakan terus mendukung proses investigasi yang dilakukan instansi berwenang.

Perusahaan juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek operasional sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan dalam layanan penyeberangan.

"Manajemen ASDP berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada keluarga yang terdampak serta memastikan setiap langkah perbaikan yang diperlukan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat," kata Andri. 

Akibat ledakan tersebut sendiri, total saat ini sudah tiga orang Taruna Poltekpel Malahayati yang dilaporkan meninggal dunia.

Mereka adalah Fakhri Herdieco yang meninggal dunia pada 20 Juni 2026 lalu, kemudian Muhammad Bilal Ramzi pada 25 Juni 2026 dan terbaru Muhammad Zulfikar pada dini hari tadi.(*)
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.