Pajak Daerah Badung Capai Rp3,34 Triliun di Semester I, Bapenda Optimistis Target Tahun Ini Tercapai
Ngurah Adi Kusuma July 01, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hingga akhir Juni 2026, realisasi penerimaan pajak daerah kabupaten Badung telah mencapai Rp 3,348 triliun atau 99,81 persen dari target pendapatan semester I yang sebesar Rp 3,354 triliun. 

Angka itu menunjukkan capaian positif terkait dengan kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung.

Kendati demikian masih banyak target yang harus dikejar Bapenda Badung di Tahun 2026. 

Apalagi target penerimaan pajak daerah Badung pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 8.7 Triliun Lebih.

Baca juga: Seorang ABK Kapal Hilang Diduga Terjatuh, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Kepala Bapenda Kabupaten Badung, Ni Putu Sukarini, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingkat kepatuhan wajib pajak yang tetap terjaga di tengah pertumbuhan sektor pariwisata yang terus membaik.

"Dari total realisasi tersebut, penerimaan pokok pajak mencapai Rp 3.348.370.871.613,88, sedangkan penerimaan dari denda tercatat sebesar Rp 12.175.790.562,37," jelasnya pada Rabu 1 Juli 2026.

Secara keseluruhan, target penerimaan pajak daerah Badung pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 8.735.047.780.251. 

Baca juga: PEMERINTAH Implementasikan PMK 37/2025 Melalui Penunjukan Empat Marketplace Sebagai Pemungut PPH

Hingga akhir Juni, realisasi telah mencapai Rp 3,348 triliun atau sekitar 38,33 persen dari target yang ditetapkan itu. 

Meski secara persentase baru mencapai 38,33 persen dari target tahunan, capaian tersebut dinilai masih berada pada jalur yang sesuai mengingat realisasi penerimaan pajak umumnya meningkat pada paruh kedua tahun berjalan seiring bertambahnya aktivitas ekonomi, khususnya sektor pariwisata, perhotelan, restoran, dan hiburan.

 "Realisasi selama semester I (Januari - Juni) yakni 99,81 persen. Ya, sisa targetnya 0,19 persen saja. Masih bisa kita kejar pada bulan-bulan berikutnya," katanya

Kendati demikian, Pihaknya  optimistis target penerimaan pajak daerah tahun 2026 dapat tercapai melalui penguatan pengawasan, optimalisasi pelayanan kepada wajib pajak. 

Baca juga: Pendaftaran Zonasi, Domisili & Mutasi SPMB SMA Dimulai, Ini Link Download Dokumennya

Selain itu juga  pemanfaatan sistem digital dalam pemungutan pajak.

"Peningkatan aktivitas ekonomi di Badung diharapkan terus mendorong pertumbuhan penerimaan daerah hingga akhir tahun. Penerimaan pajak daerah merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung," jelasnya.

Lebih lanjut, tingginya realisasi pajak akan menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas daerah.

"Kita harus tetap optimis. Mengingat tingginya realisasi akan digunakan untuk membiayai belanja dan bangunan yang sudah dirancang pada APBD," imbuhnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.