Transplantasi Ginjal Ibu-Anak Berhasil, RSUP Wahidin Sudirohusodo Kembali Torehkan Sejarah
Kiki Content Writer July 01, 2026 07:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Transplantasi ginjal dari donor seorang perempuan usia 60 tahun kepada resipien laki-laki berusia 29 tahun yang merupakan ibu dan anak kandung, sukses dilaksanakan di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Senin (29/6/2026).

Transplantasi ginjal ini merupakan ketiga kalinya digelar di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Keberhasilan transplantasi ginjal ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilakukan secara sangat hati-hati dan komprehensif. 

Transplantasi ginjal bukan hanya sekedar operasi, tetapi rangkaian pelayanan yang dimulai dari seleksi pasien, evaluasi donor dan resipien, pemeriksaan kecocokan, persiapan klinis, aspek etik dan legal, pelaksanaan operasi, hingga pemantauan ketat pascaoperasi.

Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD-KGH., Sp.GK., FINASIM, menyampaikan rasa syukus seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga pasca operasi. 

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama tim multidisiplin yang sangat solid.

“Setiap anggota tim memiliki peran penting, karena transplantasi ginjal membutuhkan ketelitian, kesiapan, dan koordinasi yang sangat kuat,” kata Prof Haerani, dalam rilis, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, meski kondisi pasien telah sadar baik, namun masih terus menjalani pemantauan yang sangat ketat di ruang Intensive Care Unit.

Bagi pasien gagal ginjal, transplantasi ginjal merupakan salah satu pilihan terapi yang dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan ketergantungan jangka panjang terhadap hemodialisis. 

Namun, keberhasilan transplantasi tidak berhenti di meja operasi. 

Pasien tetap membutuhkan pemantauan jangka panjang, kepatuhan minum obat, kontrol rutin, dan dukungan keluarga.

“Kami berharap keberhasilan operasi ini menjadi dorongan bagi RSUP Wahidin Sudirohusodo untuk terus memperkuat layanan transplantasi ginjal. Dengan dukungan manajemen rumah sakit, Kementerian Kesehatan, serta kolaborasi seluruh tenaga kesehatan, kami optimistis RSUP Wahidin Sudirohusodo dapat menjadi pusat transplantasi ginjal yang terpercaya, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di Kawasan Timur Indonesia,“ jelas Prof Haerani.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dr. Annas Ahmad, Sp.B., FICS., FISQua., AIFO-K juga menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini.

Menurutnya, keberhasilan operasi transplantasi ginjal ini menjadi momentum yang sangat membanggakan bagi RSUP Wahidin Sudirohusodo. 

Capaian ini, kata dia, juga bukan hanya keberhasilan tindakan medis, tetapi bukti bahwa rumah sakit kita semakin siap memberikan layanan kesehatan berstandar tinggi, kompleks, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama seluruh tim, mulai dari tim transplantasi ginjal yang terdiri dari dokter nefrologi, urologi, anestesi, perawat kamar operasi, ICU, radiologi, laboratorium, farmasi, hemodialisis, HOM, Tim Legal hingga seluruh unsur manajemen rumah sakit serta dukungan keluarga. Semua bekerja dalam satu sistem yang terkoordinasi, terukur, dan penuh tanggung jawab,” kata dr Annas.

Ia pun berterima kasih kepada seluruh tim atas dedikasi dan keras keras yang luar biasa atas terselenggaranya operasi transplantasi ginjal di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar.

“RSUP Wahidin Sudirohusodo akan terus memperkuat layanan transplantasi ginjal sebagai salah satu layanan unggulan, khususnya untuk masyarakat di Kawasan Timur Indonesia. Kami berkomitmen mengembangkan layanan ini secara bertahap, aman, terstandar, sesuai regulasi, serta menjunjung tinggi aspek etik, legal, dan keselamatan pasien,” jelasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.