4 Kali Berturut-turut, Kemenhaj Maros Sabet Penghargaan Pembinaan Haji Terbaik di Sulsel
Ansar July 01, 2026 07:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros berhasil menyabet penghargaan sebagai Pembinaan Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Musim Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penghargaan diberikan langsung Kepala Kantor Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail kepada Kepala Kantor Kemenhaj Maros, Ahmad Ihyadin di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Kabupaten Maros dalam memberikan pembinaan haji yang maksimal dan intensif kepada para jemaah.

Penghargaan ini diraih atas dedikasi dalam melaksanakan rangkaian manasik haji yang masif.

Penghargaan tersebut merupakan keempat kalinya, secara berturut-turut sejak 2022.

Kepala Kantor Kemenhaj Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan telah melaksanakan manasih haji 33 kali selama musim haji tahun ini.

Tak hanya itu pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Hawaisyah Kabupaten Maros, dilaksanakan manasik sebanyak 86 kali.

"Kemudian, kami juga melaksanakan praktek simulasi manasik haji berbasis rombongan dan simulasi manasik haji berbasis individual di Asrama Haji Sudiang Makassar sebanyak 12 kali pertemuan," bebernya.

Atas penghargaan yang diraih tersebut ia pun menyampaikan terima kasih terhadap sejumlah pihak yang turut terlibat dalam pelaksanaan haji tahun ini.

"Terima kasih pak Bupati dan Wabup, Kepala Kantor Kemnhaj Sulsel serta seluruh pihak atas petunjuk, arahan, semangat, dukungan, dan doanya atas penghargaan yang diterima ini," bebernya.

Ia menyebutkan jemaah haji Maros pada gelombang terkahir tergabung dalam kloter 43 dijadwalkan tiba pukul 17.20 Wita

berharap seluruh jemaah dapat kembali dalam keadaan sehat dan selamat.

"Kita semua berharap seluruh jemaah haji Kabupaten Maros yang berjumlah 628 orang bisa kembali semua dalam keadaan sehat, selamat dan mendapatkan perlindungan Allah SWT," tuturnya.

Terkait penyambutan jemaah haji, Ahmad mengaku akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros.

Ia menyebut komunikasi dengan Bupati Maros akan dilakukan untuk membahas penyambutan dan penerimaan resmi jemaah haji setelah seluruh kloter asal Maros kembali ke tanah air.

"Saya akan komunikasikan dengan Pak Bupati terkait penyambutan kloter Maros dan penerimaan secara resmi setelah seluruh jemaah haji Maros kembali ke tanah air. Mohon doanya," ujarnya.

Selain itu, Ahmad juga mengingatkan jemaah agar tetap menjaga adab, budaya, dan norma keagamaan saat tiba di tanah air.

Ia menambahkan, nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama berada di Makkah dan Madinah harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.

"Kami berharap proses ibadah yang mereka laksanakan di Makkah dan Madinah tercermin dari hati, jiwa, pikiran, dan pakaian mereka," katanya.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengapresiasi penghargaan yang diterima Kemenhaj Maros atas sebagai Pembinaan Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Musim Haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi.

Ia menyebutkan Kemenhaj Maros telah memberikan pelayanan prima terhadap seluruh jemaah yang berangkat tahun ini.

Apalagi dengan jumlah jemaah yang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.

Tahun ini, total calon jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun ini mencapai 628 orang.

“Alhamdulillah jemaah haji kita saat ini berjumlah 628 orang. Ini peningkatan hampir 100 persen dibanding tahun lalu,” katanya.

Ia juga mengungkapkan mayoritas jemaah haji asal Maros tahun ini merupakan lanjut usia atau lansia.

“Lansia itu sekitar 75 persen,” tambahnya.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.