TRIBUNMANADO.CO.ID – Tenda Seri A milik Pemuda Jemaat GMIM Bethesda Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, menjadi salah satu yang paling menyita perhatian dalam ajang Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) GMIM 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Senayan Lobu, Wilayah Tombatu Barat, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026 itu diikuti puluhan jemaat dari berbagai wilayah.
Tenda tersebut menggabungkan unsur budaya Minahasa dengan nilai-nilai kekristenan dalam satu kesatuan desain.
Dari bagian depan tampak sebuah bangunan bernuansa bambu dengan pencahayaan yang membuat tampilannya semakin megah saat malam hari.
Salah satu elemen yang paling mencolok adalah ornamen burung Manguni.
Itu merupakan simbol Kabupaten Minahasa sekaligus identitas yang lekat dengan GMIM.
Pada bagian mata burung disematkan angka 100 sebagai lambang peringatan 100 Tahun Pemuda GMIM.
Simbol tersebut menggambarkan visi, ketajaman spiritual, serta refleksi perjalanan satu abad pelayanan Pemuda GMIM.
Di bagian atas bangunan berdiri patung Yesus dengan kedua tangan terangkat sebagai simbol penyertaan Tuhan dalam pelayanan.
Sementara pada bagian tengah dan sisi dalam tenda dihiasi berbagai ornamen gerejawi yang memperkuat pesan iman yang ingin disampaikan.
Keunikan tenda juga terlihat dari perspektif udara.
Dari desain yang terlihat melalui pengambilan gambar menggunakan drone, keseluruhan tata letak kawasan membentuk salib, dengan jalur utama yang mengarah ke bangunan induk.
Pada pintu masuk berdiri gapura melingkar bertuliskan "Gereja Masehi Injili di Minahasa".
Penataan jalur pejalan kaki, taman, serta pencahayaan dibuat simetris sehingga menghadirkan kesan rapi, nyaman, dan sarat makna.
Konsep tenda tersebut merupakan karya Rafel Kelung bersama tim, yang juga merupakan Pemuda GMIM Bethesda Tumaratas.
Penatua Pemuda GMIM Bethesda Tumarata Filisthea Wonte, mengatakan konsep yang diangkat bukan sekadar mengejar nilai estetika dalam lomba tenda.
Ia mengatakan, ini juga menjadi media untuk menyampaikan identitas, sejarah, dan semangat pelayanan Pemuda GMIM.
Lanjutnya, melalui konsep itu, mereka ingin menunjukkan bahwa Pemuda GMIM yang memasuki usia 100 tahun tetap memiliki visi yang kuat.
"Kami punya visi yang kuat, berakar pada iman, serta terus menjaga nilai budaya dan kebersamaan dalam pelayanan," ujarnya saat dihubungi via Whatsapp, Rabu (1/7/2026).
Sebelumnya, Pemuda Jemaat GMIM Bethesda Tumaratas juga menorehkan prestasi pada ajang PKPG 2024.
Saat itu, mereka berhasil meraih Juara I Lomba Tenda Seri A. (Pet)