SRIPOKU.COM, SEKAYU - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersiap menghadirkan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan berasrama gratis dari pemerintah pusat. Fasilitas ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di wilayah tersebut.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba Sumatera Selatan tengah mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan administrasi agar proses pembangunan dapat dimulai pada tahun 2027 mendatang.
Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Deny, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa Pemkab Muba telah mengusulkan program ini sejak tahun 2025. Sebagai bentuk kesiapan, pemerintah daerah telah menyediakan lahan aset daerah seluas 8,1 hektare di eks Perkemahan Soak Baru yang statusnya sudah bersih dan jelas (clear and clean).
"Alhamdulillah, lahan sudah siap dan dalam waktu dekat akan ditinjau langsung oleh Tim Satuan Kerja (Satker) Provinsi Sumatera Selatan," ujar Deny, Rabu (1/7/2026).
Baca juga: Sekolah Rakyat Sumsel Terima 120 Siswa Baru, Kemensos Jemput Anak Kurang Mampu untuk Sekolah Gratis
Sekolah Rakyat ini nantinya akan mengintegrasikan jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan total kapasitas tampung mencapai 1.000 siswa.
Selain mendapatkan pendidikan gratis dengan sistem berasrama, para siswa juga akan menerima pembinaan karakter, pendidikan keagamaan, serta pelatihan keterampilan.
Tidak hanya berfokus pada anak, program ini juga akan memberikan pelatihan pemberdayaan ekonomi bagi para orang tua siswa.
Sementara itu, Wakil Bupati Muba, K.H. Abdur Rohman Husen, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh percepatan proyek ini karena merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
"Ini adalah program Presiden yang sangat luar biasa untuk memuliakan kaum dhuafa dan masyarakat miskin ekstrem. Pemerintah daerah wajib mendukung penuh demi menyukseskan program strategis ini," pungkas Abdur Rohman saat memimpin rapat koordinasi di Rumah Dinas Wakil Bupati.
Baca juga: Mensos Gus Ipul Tegaskan Tidak Ada Praktik Sogok-Menyogok dalam Program Sekolah Rakyat