TRIBUNPRIANGAN.COM - Bulan Juli 2026, telah sampai dengan penuh kejutan.
Itu artinya, kabar baik juga baru sampai dan mengincar masyarakat tanah air, salah satunya mengenai bantuan sosial (Bansos) yang tengah diperpanjang bulan ketujuh ini.
Ya, penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) terus berlanjut tiap bulannya.
Bahkan dipertengahan tahun yakni Juli 2026, deretan bansos pun kembali diisukan akan diperpanjang dan masuk pada tahap ke 3.
Satu diantaranya adalah Bansos Program Keluarga Harapan (PKH).
Dimana untuk program yang menyasar kelompok masyarakat rentan yang masuk kategori desil 1 hingga 4 dalam DTSEN, PKH disalurkan dengan jumlah yang berbeda sesuai kategori penerima, yakni:
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Pelajar SMA sederajat: Rp500.000
Pelajar SMP sederajat: Rp375.000
Pelajar SD sederajat: Rp225.000
Hal ini tentu jadi kabar baik bagi mereka yang telah terdaftar dan siap menerima di bulan ini.
Namun, bagaimana dengan mereka yang belum terdaftar meski tergolong dalam desil yang semestinya menerima?
Baca juga: Cek Bansos Kemensos Beras 10 Kg Diperpanjang Juli 2026, Tanpa Minyak Goreng
Tentu penerimaan bansos tahunan tidak bisa sertamerta diberi.
Perlu adanya pendataan lengkap dari perserta yang nantinya akan difilterisasi oleh pemerintah setempat, dan akan diakomodasi sesuai jumlah penerima oleh Dinas Sosial.
Untuk itu masyarakat perlu didaftarkan dahulu agar bisa menerima bantuan tersebut.
Seperti yang diketahui, mengetahui cara daftar penerima bansos Kemensos 2026 penting agar masyarakat tidak kehilangan hak atas bantuan sosial.
Dengan mengikuti prosedur resmi, mengisi data secara akurat, dan memantau status pengajuan secara berkala, peluang menerima bansos sesuai ketentuan akan lebih tinggi.
1.Langkah pertama peserta pendaftar harus melengkapi data kependudukan dengan melibatkan:
Pengisian data diharapkan menghindari kesalahan, sebab dapat menghambat proses verifikasi bansos.
2. Langkah selanjutnya adala Registrasi Akun dan Ajukan Usulan, dengan cara:
Baca juga: Cara Cek Penerima Bansos Kemensos yang Cair Bulan Juli 2026, Bisa Pakai HP!
3. Setelah data masuk, tahap lanjutan adalah Verifikasi dan Penetapan Penerima.
Dimana pada tahap ini akan melalui 2 langkah penting, yakni:
Kementerian Sosial (Kemensos) sendiri telah menjadwalkan penyaluran tahap awal yang bersumber dari APBN yang digarap tahun 2026 ini.
Penyaluran diinfokan akan berlangsung pada triwulan pertaa tahun 2026.
Dimana periode pencairan akan dimulai pada Januar hingga Maret 2026.
Disamping itu, validasi data pada tahun ini akan semakin ketat.
Sebab sasaran penerima diwajibkan terdata dalam pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diverifikasi pihak Kemensos.
Baca juga: Cara Daftar Jadi Penerima Bansos Juli 2026 bagi KPM Desil 1 - 4 di Priangan
Adapun, Hingga saat ini, nominal bantuan PKH 2026 diperkirakan sama dengan tahun 2025, dengan variasi berdasarkan kategori:
Ibu hamil: Rp750 ribu/tahun.
Anak 0–6 tahun: Rp750 ribu/tahun.
Siswa SD: Rp225 ribu/tahun.
Siswa SMP: Rp375 ribu/tahun.
Siswa SMA: Rp500 ribu/tahun.
Lansia >60 tahun: Rp600 ribu/tahun.
Penyandang disabilitas: Rp600 ribu/tahun.
Bantuan akan disalurkan secara bertahap setiap tiga bulan melalui bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) dan PT Pos Indonesia.
Sesuai dengan sitem Kemensos tepatnya pada triwulan bulan berjalan, bansos akan disalurkan berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS, yakni per tanggal 10.
Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 70 Operator Data Desa yang terlibat dalam pembaharuan data, termasuk untuk penerima BPNT di Juli ini.
Dengan demikian, penyaluran program pemerintah melalui jalur Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia ini, telah dimulai sejak 10 April 2026 dan berlangsung secara bertahap hingga Juni 2026.
Pemerintah sendiri mengimbau KPM untuk rutin mengecek status bantuan, memastikan data kependudukan selalu valid dan terbaru, serta melaporkan perubahan kondisi ekonomi melalui desa atau kelurahan setempat.
Untuk memastikan status kepesertaan, KPM dapat mengecek melalui saluran resmi berikut:
1. Aplikasi Cek Bansos
2. Laman resmi Kemensos
Nah itu dia sederet cara daftar penerima Bansos edisi tahun 2026 yang penting untuk diperhatikan bagi anda yang ingin terlibat dalam penerimaan bantuan nasional tersebut.
(*)