TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang juru parkir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial AD (22), menjadi korban penikaman usai terlibat bentrok, Rabu (1/7/2026).
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir disalah satu coffee shop di Jalan Martandu ini, mengalami luka tikam di tangan kanan dan pinggang kirinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berdarah ini bermula saat korban bersama empat orang rekannya menggelar pesta minuman keras (miras) jenis arak di kawasan tempatnya bekerja.
Dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol, korban bersama rombongannya kemudian memacu kendaraan menuju arah Jalan Belibis, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Baca juga: Pria di Kolaka Kabur Usai Tikam Kakak Kandung Gegara Tak Terima Ditagih Utang, Kini Ditangkap Polisi
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Belibis, rombongan korban berpapasan dengan sekelompok pemuda lain.
Ketegangan pun tidak dapat dihindarkan hingga berujung pada tindakan bentrokan fisik.
Dalam perkelahian kelompok tersebut, korban AD tiba-tiba diserang menggunakan senjata tajam oleh salah satu pemuda dari kubu lawan.
Korban pun ditikam berkali-kali hingga darah bercucuran.
Baca juga: Sopir Angkot di Kendari Diringkus Buser77 Usai Tikam Mahasiswa UHO Pakai Badik Karena Tersinggung
Oleh rekan-rekannya, korban diselamatkan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Saat ditanya motif penikaman ini, korban AD mengaku tak tahu menahu.
“Saya tidak tahu kenapa ditikam, saya hanya temani temanku mo ketemu orang, tapi pas tiba di Belibis, malah saya ditikam,” ujar korban kepada TribunnewsSultra.com, Rabu (1/7/2026). (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)