2 Dekan, 1 Kaprodi Dilantik Plt Rektor UHO Kendari, Dr Heryanti Wanita Pertama Pimpin Fakultas Hukum
Sitti Nurmalasari July 01, 2026 08:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof Khairul Munadi, melantik dua pimpinan fakultas baru di perguruan tinggi negeri di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Agenda pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat UHO, Jalan HEA Mokodompit, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Rabu (1/7/2026).

Pimpinan fakultas yang dilantik tersebut yakni Prof Eka Suaib sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). 

Ia kembali dipercaya sebagai Dekan FISIP setelah memimpin fakultas tersebut pada periode sebelumnya.

Kemudian, Dr Heryanti dilantik sebagai Dekan Fakultas Hukum (FH) UHO. 

Baca juga: Dr Heryanti Terpilih Jadi Dekan Fakultas Hukum UHO Kendari Periode 2026-2030, Ada 7 Program Utama

Pelantikan itu sekaligus menjadi tonggak sejarah karena ia merupakan wanita pertama yang dipercaya memimpin Fakultas Hukum sejak fakultas tersebut berdiri.

Selain melantik dua dekan, Prof Khairul juga mengambil sumpah jabatan Dr Syawal Kamiluddin sebagai Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat.

Plt Rektor UHO, Prof Khairul, meminta para pimpinan yang baru dilantik segera bekerja meningkatkan kualitas fakultas dan program studi masing-masing. 

Agar tata kelola kampus semakin baik, akreditasi program studi meningkat, kerja sama dengan berbagai pihak semakin luas, serta dosen dan mahasiswa semakin produktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Khusus Fakultas Hukum, Prof Khairul berharap kepemimpinan baru mampu mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi perkembangan hukum di era digital.

Baca juga: Profil Prof Eka Suaib Dekan FISIP UHO Kendari Terpilih Periode 2026-2030, Siap Hadapi Tantangan AI

Sementara untuk Dekan FISIP diharapkan terus menghasilkan lulusan yang peka terhadap persoalan sosial, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan mampu memberi solusi bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan para dekan dan ketua program studi agar membangun kepemimpinan yang terbuka, mengedepankan kerja sama, serta mampu merangkul seluruh sivitas akademika.

“Kepemimpinan yang berhasil adalah kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh potensi sivitas akademika, membangun sinergi, menciptakan budaya kerja yang harmonis, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.