Norwegia Tumbangkan Pantai Gading 2-1, Akbar Hidayat: Disiplin Taktik Jadi Kunci Redam Serangan
Intan July 01, 2026 08:31 PM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Timnas Norwegia memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat.

Kemenangan tim berjuluk The Vikings tersebut diraih melalui gol Antonio Nusa pada menit ke-39 dan Erling Haaland pada menit ke-86. Sementara satu-satunya gol Pantai Gading dicetak Amad Diallo pada menit ke-74.

Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak awal.

Kedua tim sama-sama tampil agresif dan saling menciptakan peluang.

Namun Norwegia mampu membuka keunggulan lebih dulu lewat aksi individu Antonio Nusa yang melepaskan tendangan melengkung ke pojok gawang.

Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.

Masuknya Amad Diallo pada menit ke-60 memberikan perubahan signifikan bagi lini serang.

Pemain muda tersebut sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-74 melalui penetrasi individu yang sulit dihentikan barisan pertahanan Norwegia.

Saat pertandingan diperkirakan berlanjut ke babak tambahan waktu, Norwegia justru kembali unggul pada menit ke-86.

Baca juga: Tim Besar Angkat Koper! Jerman dan Belanda Tersingkir Dramatis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Baca juga: Brasil Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bagas Anafi: Ancelotti Menang Karena Fleksibilitas Taktik

Patrick Berg mengirimkan umpan matang ke kotak penalti yang berhasil diselesaikan Erling Haaland menjadi gol penentu kemenangan.

Pengamat sepak bola lokal Akbar Hidayat, menilai kemenangan Norwegia tidak hanya ditentukan kualitas individu para pemainnya, tetapi juga kedisiplinan menjalankan strategi sepanjang pertandingan.

“Norwegia bermain sangat disiplin. Mereka tidak terpancing meladeni permainan terbuka Pantai Gading, tetapi memilih bertahan dalam blok yang rapi lalu menyerang cepat ketika mendapat ruang,” ujar Akbar.

Menurutnya, pelatih Ståle Solbakken berhasil memaksimalkan kekuatan tim melalui transisi cepat dan efektivitas penyelesaian akhir.

“Antonio Nusa menjadi ancaman lewat kecepatannya di sisi sayap, sementara Martin Ødegaard mengatur ritme permainan dengan sangat baik. Ketika Pantai Gading mulai lengah di menit-menit akhir, Haaland menunjukkan kualitas sebagai penyerang kelas dunia dengan memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.

Akbar juga menilai Pantai Gading sebenarnya tampil cukup baik, terutama setelah masuknya Amad Diallo yang membuat serangan mereka jauh lebih hidup.

“Diallo memberikan energi baru. Gol penyama kedudukan lahir dari keberanian melakukan penetrasi. Sayangnya, setelah berhasil menyamakan skor, konsentrasi mereka sedikit menurun sehingga celah itu dimanfaatkan Norwegia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan Norwegia melaju ke babak 16 besar menunjukkan kematangan permainan tim yang mengandalkan keseimbangan antara organisasi pertahanan dan efektivitas serangan.

“Dalam turnamen seperti Piala Dunia, tim yang paling disiplin biasanya memiliki peluang lebih besar. Norwegia memperlihatkan hal itu malam ini,” ucapnya.

Dengan kemenangan tersebut, Pantai Gading harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, Norwegia melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi Brasil pada Minggu (5/7/2026) di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey.

Akbar memprediksi duel melawan Brasil akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Erling Haaland dan kawan-kawan.

“Brasil tentu memiliki kualitas individu yang lebih lengkap. Namun jika Norwegia mampu mempertahankan organisasi permainan seperti saat menghadapi Pantai Gading, mereka tetap memiliki peluang memberikan kejutan. Laga nanti akan menjadi pertarungan menarik antara kreativitas Brasil dan disiplin kolektif Norwegia,” katanya.(tribunsorong.com/ismail saleh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.