Mengapa Banyak Pemain Mengenakan Sepatu Bola Berwarna Merah Muda di Piala Dunia 2026
Dewi Rahayu July 02, 2026 03:55 AM

Salah satu tren mencolok di Piala Dunia 2026 adalah banyaknya pemain yang mengenakan sepatu bola berwarna merah muda.

Gio Reyna, Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Harry Kane termasuk di antara para pemain yang tampil dengan sepatu mencolok tersebut di berbagai stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Desain dari merek-merek besar seperti Nike, Adidas, Puma, Skechers, dan New Balance membuat sepatu ini tampak menonjol di layar televisi dengan latar rumput hijau yang kontras.

Tim desain dari merek-merek besar tersebut memilih kombinasi warna ini karena alasan performa sekaligus visibilitas di lapangan.

“Para atlet mengaitkan warna ini dengan kepercayaan diri dan keinginan untuk tampil menonjol, dan hal itu sangat beresonansi,” ujar Direktur Sepatu Global Nike, Odinga Nimako.

Bintang Prancis, Kylian Mbappe, serta pemain Brasil, Vinicius Junior, mengenakan sepatu Nike bersama Cristiano Ronaldo dari Portugal dan Erling Haaland dari Norwegia.

Sementara itu, bintang tim nasional Amerika Serikat Gio Reyna, duo Inggris Jude Bellingham dan Declan Rice, pemain Kanada Jonathan David, bintang muda Spanyol Lamine Yamal, serta Ousmane Dembélé dari Prancis, semuanya memilih sepatu Adidas.

Adapun Neymar Jr, yang melakukan debut Piala Dunia untuk Brasil tahun ini melawan Skotlandia, memilih sepatu Puma dengan nuansa oranye yang lebih kuat.

Pemain-pemain Meksiko juga terlihat mengenakan sepatu berwarna merah muda yang serasi.

Pemain Amerika Serikat Timothy Weah mengenakan sepatu dari New Balance, sementara Harry Kane dan Anthony Elanga dari Swedia memiliki kontrak dengan Skechers.

Direktur Kinerja Teknis Skechers, Alex Bardini, menjelaskan bahwa desain tersebut dikembangkan di markas perusahaan di California Selatan.

“Kombinasi warnanya mencerminkan palet menakjubkan dari matahari terbenam di Los Angeles: nuansa hangat merah muda dan ungu yang berpadu menjadi putih, dengan sentuhan lembut oranye,” kata Bardini.

Namun, seperti yang disampaikan oleh Adam Clery, tren ini juga bisa jadi hanyalah kebetulan semata, meskipun warna merah muda berada di sisi berlawanan dari roda warna hijau, membuatnya tampak menonjol di lapangan.

Tentu saja, hal ini juga menjadi strategi pemasaran yang efektif bagi para merek, mengingat penempatan produk sangat berharga selama ajang olahraga paling banyak ditonton di dunia.

Meski begitu, fakta bahwa semua merek memilih nuansa merah muda yang serupa tampaknya hanyalah kebetulan, tambah Adam. Ia mencatat bahwa para merek tentu tidak ingin terlihat sejalan dengan pesaing mereka, apalagi kini cukup sulit membedakan merek sepatu yang dipakai setiap pemain dari kejauhan.

Pemain Kolombia juga terlihat mengenakan sepatu merah muda saat sesi latihan.

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan antara warna sepatu dengan peningkatan performa, meskipun para eksekutif perusahaan sepatu menganggapnya sebagai bagian dari pola pikir atlet.

“Perasaan itu bersifat menyeluruh,” jelas Nimako. “Ini bukan hanya tentang rekayasa teknis, tetapi juga bagaimana keseluruhan produk berpadu dengan harmonis.

“Ketika seorang atlet mengenakan Mercurial yang terlihat cepat, terasa nyaman, dan sangat ringan, persepsi itu memperkuat performa. Semua elemen bekerja secara selaras.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.