TRIBUNSTYLE.COM - Kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diprediksi akan memutih siang ini, Kamis (2/7/2026). Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam wadah Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB) bersiap menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran mulai pukul 13.00 WIB.
Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh kegelisahan mendalam para mitra driver terkait aturan potongan komisi aplikator hingga jeritan mereka di lapangan mengenai sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Koordinator Aksi GOIB, Irfan Smandu, menegaskan bahwa gerakan ini menjadi momentum penting untuk menagih janji pemerintah dan aplikator terkait kesejahteraan mitra ojol yang dirasa belum merata.
"Menyikapi perkembangan dinamika kebijakan ojol yang terjadi, GOIB memutuskan untuk menggelar aksi pada hari Kamis, 2 Juli 2926," kata Irfan saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis.
Berdasarkan rencana pergerakan, massa dari berbagai penjuru Jabodetabek dijadwalkan akan berkumpul terlebih dahulu di titik titik kumpul utama, yaitu kawasan Taman Lapangan Banteng pada jam satu siang, sebelum nantinya melakukan long march menuju Silang Selatan Monas.
Baca juga: Hindari Monas & DPR Hari Ini! Ada Demo Besar Ojol serta Mahasiswa di Jakarta, 1.246 Aparat Bersiaga
Berbeda dengan beberapa aksi sebelumnya yang kerap diwarnai seruan mogok massal, aksi kali ini murni menyerahkan keputusan narik kepada masing-masing individu. Irfan memastikan tidak ada paksaan atau tekanan bagi para pengemudi untuk mematikan aplikasi mereka.
"Soal off bid atau tidak off bid kan itu kembali ke hati nurani masing-masing dan kita tidak bisa memaksakan. Saya tidak pernah menyerukan di kalangan ojol maupun taksi online untuk off bid massal," ujar Irfan.
Ia juga menggarisbawahi bahwa pergerakan hari ini murni menyuarakan nasib para pekerja jalanan yang sehari-hari menggantungkan hidup dari balik kemudi ojol, tanpa ada kepentingan politik praktis di belakangnya.
"Kami demo itu dari hati ya, tanpa ada tendensi apa pun, tanpa ditunggangi, dan dibiayai siapa pun. Memang benar-benar kami ojol sungguhan yang menyuarakan aspirasi pendapat kami di muka umum," ucap Irfan.
Dalam aksi unjuk rasa hari ini, para pengemudi ojol membawa lima poin tuntutan utama yang dinilai mendesak untuk segera diselesaikan:
Baca juga: Awas Macet! Ada Demo di Jalan Jenderal Sudirman Kota Bogor Jawa Barat, Cek Jalur Alternatifnya
Mengantisipasi kepadatan massa, pihak kepolisian bergerak cepat. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa sebanyak 1.246 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek jajaran telah dikerahkan ke lokasi untuk mengawal jalannya demonstrasi agar tetap kondusif. Pengamanan ketat ini diawali dengan apel gelar pasukan yang sudah dilaksanakan sejak pukul 08.00 WIB.
Terkait arus lalu lintas, pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa jalan secara situasional dan fleksibel, tergantung pada dinamika jumlah massa yang memadati area Monas.
Bagi warga Jakarta yang hendak melintasi kawasan sekitar Jakarta Pusat siang ini, diimbau untuk mengalihkan rute perjalanannya guna menghindari jebakan kemacetan.
"Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif selama unjuk rasa berlangsung dan menyesuaikan waktu keberangkatan untuk menghindari potensi kepadatan arus lalu lintas," tutur Erlyn.