Longsor Kelok 44 Tak Putus Jalur, BPBD Agam Sebut Kendaraan Masih Bisa Lewat
Rahmadi July 02, 2026 12:05 PM

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Bencana longsor di Kelok 44, Kabupaten Agam kembali mengganggu para pengendara yang melintasi jalur pada Rabu (1/7/2026) malam.

Meskipun material tanah sempat runtuh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam memastikan arus lalu lintas kendaraan tidak mengalami kelumpuhan total.

Pihak BPBD mengonfirmasi bahwa titik longsor Kelok 44 Agam kali ini tepat berada di kawasan Kelok 10.

Kawasan ini sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 silam, bersama dengan Kelok 8 dan Kelok 9.

Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur membernarkan terkait longsor yang terjadi di Kelok 10 tersebut.

Baca juga: Jadwal Wali Kota Padang Hari Ini: Penanaman Pohon di Medan, Pemko Ikuti Agenda hingga Jakarta

"Benar, kejadiannya tadi malam setelah magrib, dilaporkan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), sekitar 19.19 WIB," ucapnya, Kamis (2/7/2026).

Ia menyebut, untuk longsor mengarah ke tebing bukit di Kelok 10, sehingga tidak menimpa badan jalan.

Di sisi lain, arus lalu lintas juga tidak terganggu, meski terdapat jalan retak di Kelok 10.

"Jalan retak sudah lama, sejak bencana hidrometeorologi akhir November 2025 lalu. Sampai kini, masih bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat," sebutnya.

Sementara itu, saat ditanya berapa ukuran jalan yang retak, Kabid KL BPBD Agam menyebut terdampak hampir keselurahan.

Kata dia, ukuran jalan yang tersisa di Kelok 10 hanya 1/4 dari ukuran asli. 

"Tidak ada diukur, namun jalan tersisa seperempat," tambahnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.