Bupati Madiun Buka Sepasma 2026 : Dongkrak Ekonomi dan Budaya Lokal
Titis Jati Permata July 02, 2026 12:07 PM

 

SURYA.co.id, MADIUN - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun untuk menyaksikan pembukaan Sepasma 2026 (Sepasar ing Madiun) dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun ke 458.

Sepasma di Desa Tiron merupakan Sepsma zona tengah yang memfasilitasi lima kecamatan yaitu Kecamatan Madiun, Kecamatan Kare, Kecamatan Sawahan, Kecamatan Wonoasri, dan Kecamatan Wungu.

Pesta rakyat tersebut akan digelar selama 7 hari berturut-turut yaitu mulai tanggal 1 sampai tanggal 7 Juli 2026 dengan menghadirkan sejumlah bintang tamu mulai dari Cak Sodiq, Cak Percil, Ajeng Febria, hingga Shinta Arsinta.

Dibuka Bupati Madiun

Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, dr Purnomo Hadi membuka langsung Sepasma 2026 zona tengah.

Keduanya menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat dengan bernyanyi dan berjoget bersama.

Baca juga: Rumah Tahanan Militer Dan Jejak Terowongan Misterius Madiun Bakal Jadi Destinasi Heritage

Hari berharap keberadaan Sepasma bisa menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah warga Kabupaten Madiun.

Selain menghadirkan acara musik, Hari Wuryanto juga memfasilitasi ratusan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendongkrak roda ekonomi di zona tengah.

"Insyaallah ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat, bisa mengungkit perekonomian karena kondisi perekonomian secara makro panjenengan pirsa (tahu), ya. Harapan kami dengan adanya Sepasma di sini, insyaallah bisa mengungkit perekonomian di Kabupaten Madiun ini," kata Hari, kepada SURYA.co.id, Kamis (2/7/2026).

Bintang Tamu yang Hadir

Hari menyebutkan pada Sepasma wilayah selatan yang lebih dulu digelar pada 22-28 Juni lalu terbukti bisa memutar ekonomi masyarakat lokal.

Omzet penjualan UMKM naik berkali-kali lipat selama 7 hari Sepasma 2026 digelar.

Adanya bintang tamu Silbi Kumalasari, hingga Gilga Sahid mampu menarik pengunjung hingga luar daerah untuk berkunjung ke Kabupaten Madiun.

Yang tidak kalah penting, dalam Sepasma ini, Pemerintah Kabupaten Madiun juga menggelar Festival Dongkrek Pelajar, hingga berbagai pagelaran budaya.

Hari ingin tradisi asli Kabupaten Madiun salah satunya Tari Dongkrek tetap lestari dan bertahan di tengah gempuran budaya barat.
 
"Ada lomba karawitan, ada lomba kesenian, ya. Insyaallah itu akan menggugah minat anak-anak untuk melestarikan tradisi dan budaya kita," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.