TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Puluhan warga memadati Lapangan Ahmad Kirang, Kabupaten Mamuju, untuk membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, Kamis (2/7/2026).
Sejak pagi, warga, khususnya kaum ibu, terlihat berbondong-bondong mendatangi lokasi.
Mereka rela mengantre demi mendapatkan beras dan sejumlah bahan pokok lainnya dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Baca juga: Dinkes Mateng Catat 122 Kasus Gangguan Jiwa pada 2025, Faktor Lingkungan hingga Sosial Jadi Penyebab
Baca juga: Emak-Emak di Mamuju Tengah Serbu Pasar Murah, Beras, Telur dan Minyak Goreng Paling Diincar
Salah seorang warga Mamuju, Dina, mengaku senang dengan adanya Gerakan Pangan Murah karena dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga di tengah harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.
"Alhamdulillah, dengan adanya beras yang disubsidi ini kita bisa menikmati bantuan dari pemerintah. Apalagi harga beras di pasaran sekarang mahal," kata Dina kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (2/7/2026).
Selain beras, masyarakat juga membeli telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, hingga cabai yang dijual dengan harga lebih terjangkau.
Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.
Dinas Pangan Sulbar menjual beras dengan harga sekitar 15 persen lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati