Apa yang Terjadi Ketika Pemain Mendapat Kartu Merah di Sepak Bola? Penjelasan Hukuman di Piala Dunia
Aurora Nightingale July 02, 2026 02:00 PM

Kartu merah dalam sepak bola berarti pemain langsung dikeluarkan dari pertandingan, dan pada Piala Dunia 2026, aturan ini sudah memengaruhi sejumlah hasil pertandingan. Wasit mengeluarkan kartu merah untuk pelanggaran berat seperti tindakan kekerasan, menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas, atau, di bawah aturan baru tahun ini, menutupi mulut saat berdebat panas dengan lawan. Pemain yang terkena kartu merah tidak dapat digantikan, sehingga tim harus menyelesaikan pertandingan dengan satu pemain lebih sedikit, dan pemain tersebut otomatis absen pada laga berikutnya.

Sistem kartu ini pertama kali diterapkan pada Piala Dunia 1970, setelah wasit asal Inggris Rudolf Kreitlein mengalami kesulitan berkomunikasi dengan pemain dalam pertandingan perempat final yang panas antara Inggris dan Argentina pada tahun 1966. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara kerja kartu merah dan kartu kuning, serta perubahan aturan untuk turnamen musim panas yang diperluas tahun ini.

Apa itu kartu merah dalam sepak bola?

Kartu merah diberikan untuk pelanggaran paling serius di lapangan, termasuk tekel berbahaya, tindakan kekerasan, meludah, serta menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas dengan menjatuhkan lawan atau menyentuh bola dengan tangan. Setelah kartu merah diberikan, pemain yang bersalah harus segera meninggalkan lapangan, dan timnya tidak boleh mengganti dengan pemain pengganti, sehingga mereka harus bermain dengan 10 pemain atau bahkan lebih sedikit hingga pertandingan berakhir.

Secara teori, satu tim bisa kehilangan hingga empat pemain dalam satu pertandingan, menyisakan hanya tujuh pemain di lapangan. Teknologi Video Assistant Referee (VAR) juga dapat digunakan untuk memberikan kartu merah yang terlewat oleh wasit saat pertandingan berlangsung. Untuk pertama kalinya di turnamen ini, VAR juga dapat membatalkan kartu merah yang muncul akibat kesalahan pemberian kartu kuning kedua.

Apa itu kartu kuning dalam sepak bola?

Kartu kuning adalah peringatan yang diberikan untuk pelanggaran ringan saat permainan dihentikan. Pelanggaran seperti tekel sembrono tapi tidak berbahaya, membuang waktu, berpura-pura terjatuh, selebrasi berlebihan, pelanggaran berulang, dan berdebat dengan wasit bisa berujung pada kartu kuning. Pemain yang mendapat kartu kuning tetap bisa bermain, namun catatan pelanggarannya tercatat, dan jika menerima kartu kuning kedua dalam pertandingan yang sama, secara otomatis berubah menjadi kartu merah.

Komite Disiplin FIFA meninjau setiap insiden di Piala Dunia dan dapat memperpanjang skorsing jika pelanggaran dianggap sangat serius, meskipun hanya kartu kuning yang diberikan di lapangan. Akumulasi kartu kuning di beberapa pertandingan juga dapat menyebabkan larangan bermain.

Perbedaan utama antara kartu merah dan kartu kuning

Perbedaan utama terletak pada tingkat keseriusan pelanggaran dan konsekuensinya. Kartu kuning berfungsi sebagai peringatan yang memungkinkan pemain tetap bermain, sedangkan kartu merah membuat pemain langsung dikeluarkan dari pertandingan dan membuat timnya kehilangan satu pemain hingga laga berakhir.

Apa yang terjadi ketika mendapatkan kartu merah?

Begitu kartu merah diperlihatkan, pemain tersebut selesai untuk pertandingan itu. Timnya tidak dapat menggantikan pemain tersebut, sehingga harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. Skorsing otomatis berlaku untuk pertandingan berikutnya, tanpa memandang babak yang sedang berlangsung. Komite Disiplin FIFA juga dapat menambah masa skorsing atau memberikan denda tambahan tergantung pada tingkat keseriusan pelanggaran.

Dua aturan baru telah membuat jumlah kartu merah meningkat tajam pada turnamen tahun ini. Aturan pertama menghukum pemain yang menutupi mulut saat berkonfrontasi. Miguel Almiron dari Paraguay menjadi pemain pertama yang diusir berdasarkan aturan baru ini pada babak penyisihan grup, diikuti oleh Piero Hincapie dari Ekuador pada babak 32 besar.

Aturan baru kedua menargetkan tindakan walkoff atau meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Setiap pemain, pelatih, atau ofisial yang mendorong walkoff kini juga dapat menerima kartu merah.

Apa yang terjadi ketika mendapatkan kartu kuning?

Kartu kuning tidak membuat pemain keluar dari pertandingan, tetapi mulai membangun catatan disipliner yang bisa berdampak di kemudian hari. Dua kartu kuning yang diterima di pertandingan berbeda akan menghasilkan larangan bermain satu pertandingan berikutnya, tanpa memandang babak yang sedang berlangsung.

FIFA telah menyesuaikan sistem penghapusan catatan kartu untuk format 48 tim tahun ini. Sebelumnya, satu kartu kuning bisa tetap tercatat hingga babak perempat final. Kini, setiap pemain yang masih memiliki satu kartu kuning setelah babak grup akan mendapatkan penghapusan catatan sebelum babak 32 besar dimulai, dan penghapusan berikutnya dilakukan sebelum semifinal. Pemain yang menerima dua kartu kuning sebelum salah satu batas waktu tersebut tetap menjalani larangan satu pertandingan, terlepas dari penghapusan catatan. Kartu kuning dari babak kualifikasi Piala Dunia tidak dibawa ke turnamen utama, tetapi skorsing kartu merah akibat pelanggaran berat di kualifikasi tetap berlaku.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.