PROHABA.CO, ACEH TIMUR - Peristiwa semburan lumpur panas di Gampong Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Rabu (1/7/2026), membuat masyarakat setempat heboh.
Kejadian ini bermula saat dilakukan pengeboran sumur untuk kebutuhan air di halaman masjid gampong tersebut.
Menurut Keuchik Gampong Meunasah Tingkeum, Zahrul, pengeboran dilakukan pada Selasa dengan kedalaman mencapai 78 meter.
Namun, bukannya air yang keluar, justru lumpur panas menyembur hingga ke permukaan sejak Selasa hingga Rabu.
Awalnya semburan lumpur cukup kuat dan sempat muncrat tinggi, namun hingga Rabu intensitasnya mulai berkurang.
Namun, saat ditanya apakah semburan itu terindikasi gas atau minyak, Zahrul mengatakan bahwa dirinya tidak tahu terkait hal itu.
"Saya tidak tahu kalau itu karena kita tidak di bidang itu," jelasnya.
Meski demikian, semburan masih terus terjadi sehingga lokasi langsung dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekat.
Baca juga: Sumur Bor Semburkan Gas dan Api di Aceh Utara, Puluhan Warga Masih Mengungsi
Baca juga: Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Tiga Orang, Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal
Pihak keamanan juga sudah turun tangan untuk mengendalikan situasi.
Hingga kini belum ada tim dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) maupun pihak migas yang memastikan apakah semburan tersebut mengandung gas atau minyak.
Fenomena semburan lumpur panas ini bukan kali pertama terjadi di Aceh Timur.
Pada Januari 2026 lalu, kasus serupa juga ditemukan di Gampong Paya Deumam Lhee, Kecamatan Pante Bidari.
Saat itu, masyarakat juga tengah melakukan pengeboran sumur bor untuk kebutuhan air, namun yang keluar justru lumpur panas.
Kejadian berulang ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kondisi geologi di wilayah Aceh Timur, yang tampaknya menyimpan potensi aktivitas bawah tanah cukup kompleks.
(Serambinews.com/Maulidi Alfata)
Baca juga: Pengeboran Sumur di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik
Baca juga: Sumur Dibor Sedalam 45 Meter Semburkan Gas di Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Minta Dihentikan
Baca juga: Aceh Ingin Gas Blok Andaman Diproses di Darat, Revisi PoD Disiapkan