Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Wagub Lampung Jihan Kunjungi Rumah Calon Siswa
Reny Fitriani July 02, 2026 05:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah sejumlah calon peserta didik Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: Tukang Urut di Bandar Lampung Terharu 2 Anaknya Calon Siswa SR Dikunjungi Wagub Jihan

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan calon siswa beserta keluarganya menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dimulai pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan awal Tahun Ajaran 2026/2027.

Salah satu keluarga yang dikunjungi yakni pasangan Sudarto dan Parsilah. 

Dua anak mereka, Dewi Nurhafizah (16) dan Edi Qurniawan (12), akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.

Dewi akan bersekolah di jenjang SMA dan bercita-cita menjadi prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Sementara Edi akan masuk jenjang SMP dengan cita-cita menjadi dokter.

Jihan mengatakan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang sosialisasi kepada calon siswa dan orang tua mengenai pelaksanaan MPLS serta kehidupan di sekolah berasrama.

"Hari ini saya mengunjungi salah satu calon siswa Sekolah Rakyat Provinsi Lampung untuk melakukan sosialisasi bahwa sebentar lagi akan dilaksanakannya MPLS yang akan dimulai pada 14 Juli mendatang," kata Jihan.

Selain itu, Jihan juga meninjau kondisi rumah calon siswa. 

Menurutnya, hasil peninjauan akan diintegrasikan dengan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) agar keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan perbaikan rumah.

"Kami juga melihat langsung kondisi rumah tempat tinggal calon siswa. Insyaallah akan kami integrasikan dengan Program BSPS sehingga keluarga dapat memperoleh bantuan stimulan pembangunan rumah swadaya," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Jihan juga menyambangi rumah Muhammad Arif Pratama (12), putra pasangan Romli dan Aminah Chandra. Arif yang akan menempuh pendidikan di jenjang SMP sehari-hari membantu orang tuanya berjualan pempek dan bercita-cita menjadi polisi.

Jihan mengaku bangga melihat semangat para calon siswa Sekolah Rakyat yang memiliki cita-cita besar.

"Saya melihat anak-anak ini memiliki mimpi yang luar biasa. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, hingga polisi. Saya berharap mereka tetap tekun belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Sekolah Rakyat hadir untuk membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya," terangnya.

Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung dijadwalkan memulai MPLS pada 14 Juli 2026. 

Sehari sebelumnya, seluruh peserta didik akan masuk asrama untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, mengikuti kegiatan open house, serta doa bersama.

Sekolah berkonsep boarding school tersebut akan menampung 413 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Jumlah itu terdiri atas 270 siswa baru, 71 siswa pindahan dari SRMA 32 Lampung Selatan, serta 72 siswa dari SRT 35 Bandar Lampung.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.