Tragedi Kebakaran Apartemen Belgia, 5 Orang Tewas saat Asap Tebal Kepung Gedung 10 Lantai
Endra Kurniawan July 02, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sedikitnya lima orang tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka setelah kebakaran hebat melanda sebuah gedung apartemen 10 lantai di Kota Antwerp, Belgia, pada Rabu (1/7/2026).

Asap tebal yang dengan cepat memenuhi bangunan membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.

Lebih dari 200 penghuni yang tinggal di apartemen tersebut harus dievakuasi, sementara petugas penyelamat berupaya menjangkau korban yang terjebak di dalam gedung.

Dilansir CNN, kebakaran terjadi sekitar pertengahan pagi waktu setempat di lantai dasar apartemen yang berada di kawasan Linkeroever, Antwerp.

Api kemudian menghasilkan kepulan asap pekat yang menyebar hingga ke lantai-lantai atas sehingga menyulitkan proses penyelamatan.

Juru bicara Kepolisian Antwerp, Kim Bastiaens, mengatakan sedikitnya lima orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Selain korban tewas, sejumlah orang mengalami luka serius maupun luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.

Untuk mengurangi risiko paparan asap, warga di sekitar lokasi diminta menutup pintu dan jendela serta mematikan ventilasi jika diperlukan.

Sementara itu, otoritas juga mengaktifkan rencana darurat medis agar rumah sakit di sekitar lokasi tidak kewalahan menerima korban.

Evakuasi Berlangsung Sulit

Baca juga: Kebakaran Pusat Pelatihan Animasi di India Tewaskan 15 Orang, Empat Pemilik Gedung Ditangkap

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sejumlah tim penyelamat, polisi, personel penanggulangan bencana, hingga unit drone khusus untuk membantu operasi evakuasi.

Menurut petugas, proses penyelamatan berlangsung sangat sulit karena asap menyebar cepat ke seluruh bangunan dan jarak pandang di dalam gedung sangat terbatas.

BBC melaporkan sekitar 80 unit apartemen berhasil dievakuasi.

Petugas kemudian memeriksa satu per satu apartemen untuk memastikan tidak ada penghuni yang masih terjebak.

Pada awal penanganan, polisi sempat melaporkan enam korban meninggal dunia.

Setelah proses identifikasi selesai, jumlah korban direvisi menjadi lima orang.

Menjelang siang waktu setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Meski demikian, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi bangunan benar-benar aman.

Diduga Berawal dari Gangguan Teknis

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Menurut BBC, hasil pemeriksaan awal menunjukkan api diduga berasal dari gangguan teknis di lantai dasar gedung.

Tim forensik telah diterjunkan ke lokasi untuk menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Penghuni Bertahan di Balkon

Kepulan asap yang cepat memenuhi gedung membuat sebagian penghuni tidak sempat menyelamatkan diri melalui tangga.

Video yang beredar memperlihatkan seorang pria memanjat dari balkon apartemennya menuju jendela apartemen tetangga demi menghindari kepungan asap hitam.

Baca juga: Kebakaran Lahan: 5,3 Hektare di Banjar Kalsel Terbakar, 3 Hektare di Klaten Juga Ludes

Salah seorang penghuni, Geert Dewulf, mengatakan dirinya bersama keluarga memilih bertahan di balkon sambil menunggu bantuan.

"Kami mengunci diri di dalam apartemen dan menunggu di balkon. Petugas pemadam kebakaran datang menyelamatkan kami dari balkon sekitar 10 menit kemudian dengan tangga mereka," ujarnya kepada media lokal VRT.

Petugas pemadam kebakaran menjelaskan asap menyebar begitu cepat sehingga banyak penghuni tidak memiliki cukup waktu untuk keluar dari gedung.

PM Belgia dan Raja Philippe Tinjau Lokasi

Perdana Menteri Belgia, Bart De Wever menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan warga yang terdampak.

"Saya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada layanan darurat yang bekerja keras membantu para korban dan mengendalikan kebakaran secepat mungkin," tulis De Wever melalui media sosial.

Raja Belgia Philippe juga mengunjungi lokasi kebakaran untuk menemui warga yang dievakuasi serta meninjau langsung area terdampak.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Parlemen Flandria mengawali sidangnya pada Rabu sore dengan mengheningkan cipta selama satu menit.

Hingga Rabu malam waktu setempat, penyelidikan penyebab kebakaran masih terus berlangsung.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.