Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan Ngerebong di Pura Petilan Pangerebongan, Desa Adat Kesiman, Denpasar akan digelar pada 5 Juli 2026.
Prosesi ini memang rutin digelar setiap enam bulan sekali tepatnya 8 hari setelah Hari Raya Kuningan.
Kali ini, prosesi ini juga akan diisi berbagai macam lomba seperti lomba ngelawar, festival penjor, lomba vlog termasuk pameran produk UMKM.
Bendesa Adat Kesiman, Jro Ketut Wisna mengatakan, lomba ngelawar dan lomba vlog ini digagas dan diperuntukan oleh yowana (pemuda) desa setempat.
Baca juga: Breaking News: Forensik Prof Ngoerah Bali Beberkan Hasil Autopsi Nyoman Cita, Tewas Akibat Ini
Untuk lomba ngelawar bertujuan untuk memperkenalkan dan regenerasi tradisi ngelawar pada generasi muda.
"Ini sebagai upaya mewarisi tradisi ngelawar kepada yowana. Agar mereka tau pakem-pakem ngelawar seperti apa," ujarnya, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia menyebut, lawar dan makanan khas Bali yang ada di Desa Adat Kesiman memiliki kekhasan dari segi rasa.
Hal tersebut nampak dari berbagai lomba ngelawar tingkat kota yang Kesiman sering mendapat juara.
Baca juga: Marble 8 Restaurant Hadirkan All You Can Eat Mulai Rp135k, Tempat Makan Dimsum Sepuasnya di Denpasar
Selain itu, banyaknya kuliner Bali terutama lawar di wilayah Kesiman.
Hal tersebut yang ingin diwariskan kepada generasi muda Kesiman, salah satunya melalui lomba ngelawar yang akan dilaksanakan pada Sabtu 4 Juli 2026 atau H-1 Pangerebongan.
Selain itu, lomba vlog juga digelar untuk mendorong kreativitas para yowana.
Lomba pembuatan vlog ini akan berlangsung selama prosesi ngerebong.
Pengumuman pemenang akan dilakukan pada malam kesenian Minggu 5 Juli.
Baca juga: Mahasiswa Seoul Institute of the Arts Tampil di PKB, Sajikan Teater Topeng Tradisional Korea
Selain lomba ngelawar dan vlog, pada pengerebongan ini turut digelar festival penjor, pameran produk UMKM, hingga pentas budaya.
Puncak prosesi Ngerebong akan berlangsung pada Minggu 5 Juli yang diawali dengan tabuh rah, pertunjukan tabuh lelambatan, gong gede dan Sancaya Kanti, kemudian dilanjutkan Nglungayang Ida Betaha.
Ngerebong akan berlangsung pada pukul 16.00 Wita dan malamnya dilanjutkan dengan pentas budaya.
Sehari sebelum Ngerenong, akan dilakukan pemasangan penjor. (*)