JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA
Andres Iniesta menobatkan Lionel Messi dan Kylian Mbappe sebagai pemain paling menonjol di Piala Dunia, namun tetap menjagokan Lamine Yamal untuk membawa Spanyol meraih bintang kedua mereka. Meskipun Yamal tengah berjuang melawan cedera, Iniesta percaya sang remaja dapat menjadi kunci sukses La Roja. Sementara itu, Spanyol telah memastikan langkah untuk menghadapi Austria, dan Prancis sudah lebih dulu lolos ke babak 16 besar dalam turnamen yang penuh kejutan ini.
Iniesta soroti peran penting Yamal
Berbicara dalam acara peluncuran Tim Bersepeda NSN di Barcelona, Iniesta menyampaikan pandangannya kepada Mundo Deportivo mengenai tim nasional Spanyol. Ia menekankan bahwa keberhasilan Spanyol sangat bergantung pada Yamal, yang sebelumnya membawa negaranya menjuarai Euro 2024 namun kini harus berjuang mengatasi cedera di Piala Dunia ini. Yamal tampil selama 19 menit melawan Tanjung Verde, 45 menit menghadapi Arab Saudi, dan 76 menit saat melawan Uruguay, mencetak satu gol. Spanyol menempati posisi puncak grup untuk memastikan laga babak 32 besar menghadapi Austria.
"Lamine Yamal adalah pemain yang sangat penting bagi tim nasional dan masa depan tim ini jelas sangat bergantung pada sejauh mana Lamine Yamal bisa memberikan perbedaan di pertandingan," ujar Iniesta, seraya mengingatkan bahwa "turnamen seperti ini sangat sulit dan setiap detail kecil bisa berakibat fatal."
Messi dan Mbappe jadi sorotan utama
Meski tetap optimistis terhadap peluang negaranya, Iniesta juga mengakui kehebatan dua pemain paling berpengaruh di dunia saat ini. Ketika ditanya siapa yang tampil paling menonjol, ia langsung menyebut dua nama familiar yang kini sama-sama memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen. "Sampai saat ini, terutama Leo Messi dan Kylian Mbappe, keduanya sudah mencetak enam gol," kata Iniesta.
Mbappe dan Prancis sudah memastikan tiket ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Swedia lewat kemenangan telak 3-0 di babak 32 besar. Sementara itu, Messi dan Argentina tengah bersiap menghadapi Tanjung Verde di fase gugur mereka sendiri.
Iniesta juga menyoroti betapa tidak terduganya jalannya Piala Dunia kali ini, yang telah membuat beberapa tim besar Eropa harus tersingkir lebih awal. "Kita sudah melihat kejutan-kejutan khas di mana tim-tim besar seperti Jerman atau Belanda harus tersingkir," tambahnya.
Spanyol tetap jadi favorit di mata Iniesta
Meski beberapa raksasa Eropa telah tumbang, Iniesta tetap percaya penuh pada kualitas skuad Spanyol yang kini dibentuk oleh Luis de la Fuente. Menjelang laga penting melawan Austria di babak 32 besar, Spanyol berharap Yamal bisa pulih sepenuhnya dan kembali menunjukkan performa luar biasa seperti di Euro 2024 lalu.
"Bagi saya, Spanyol adalah salah satu favorit untuk juara, karena komposisi pemainnya dan juga energi yang ditunjukkan tim ini. Saya sangat optimistis dan berharap kami bisa meraih bintang kedua," jelasnya.
Langkah berikutnya untuk Iniesta dan Spanyol
Spanyol kini fokus menghadapi Austria di babak 32 besar. Sementara itu, Iniesta terus melanjutkan langkah awalnya dalam dunia kepelatihan. Saat ditanya kemungkinan suatu hari melatih Barcelona atau tim nasional Spanyol, ia menanggapinya dengan penuh kehati-hatian. "Saya paham bahwa, tanpa diragukan lagi, nama saya akan selalu dikaitkan dengan hal itu, tetapi untuk saat ini saya masih sangat menghormatinya karena saya baru memulai. Masih terlalu dini bagi saya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu," tutupnya.