SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI secara resmi memberlakukan penyesuaian tarif layanan angkutan muatan pada armada kapal penumpang.
Kebijakan tersebut mulai diimplementasikan untuk setiap pemesanan kargo terhitung sejak tanggal 1 Juli 2026.
Meskipun terdapat penyesuaian tarif, PELNI memastikan bahwa seluruh rangkaian persiapan operasional telah dimatangkan.
Langkah itu diambil untuk menjamin transisi kebijakan berjalan lancar sekaligus, menjaga standar pelayanan prima bagi seluruh pengguna jasa logistik di Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengungkapkan bahwa kebijakan penyesuaian tarif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan layanan angkutan muatan di tengah fluktuasi biaya operasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan.
"Penyesuaian tarif merupakan langkah yang diperlukan agar layanan angkutan muatan tetap berjalan optimal, di tengah peningkatan biaya operasional serta kebutuhan peningkatan kualitas layanan," ujar Ditto pada Kamis (2/7/2026).
Ditto menegaskan komitmen PELNI untuk menghadirkan layanan logistik yang andal, aman, dan efisien demi mendukung konektivitas serta kelancaran distribusi barang ke berbagai wilayah di tanah air.
"Bagi PELNI, yang terpenting bukan hanya mengangkut barang sampai tujuan, tetapi juga memastikan layanan yang diberikan semakin baik," tambahnya.
Kebijakan baru ini tidak berdampak pada seluruh jenis pengiriman barang. Penyesuaian tarif hanya menyasar beberapa kategori muatan spesifik berikut:
Bagi para pengguna jasa yang telah melakukan pemesanan sebelum tanggal 1 Juli 2026, PELNI tetap memberlakukan tarif lama sesuai ketentuan sebelumnya.
Untuk mendorong transparansi dan kecepatan pelayanan, PELNI mengimbau para pelaku usaha memanfaatkan aplikasi MyCargoo! atau mendatangi kantor cabang resmi PELNI terdekat.
Melalui koordinasi dengan cabang muat, pelanggan juga tetap berkesempatan memperoleh tarif khusus sesuai kebijakan yang berlaku.
Kepala Cabang PT PELNI Surabaya, Roni Abdullah, mengonfirmasi bahwa kantor cabang Surabaya telah siap sepenuhnya dari sisi operasional dan terus berkoordinasi erat dengan asosiasi pengguna jasa serta instansi kepelabuhanan.
"Kami terus berkoordinasi dengan para pengguna jasa dan seluruh instansi terkait, agar proses pengiriman muatan tetap berlangsung lancar, aman, dan tepat waktu," jelas Roni.
Roni juga mengingatkan para pelanggan, bahwa pemesanan muatan melalui aplikasi MyCargoo! dapat diakses mulai H-7 sebelum keberangkatan kapal dengan ketentuan batas waktu pemesanan (cutoff time) sebagai berikut:
Dengan sistem pemesanan digital yang terstruktur, PELNI optimistis efisiensi pengiriman logistik nasional akan semakin meningkat pasca-penyesuaian tarif ini.