Laporan Wartawan TribunJatim.com, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK – Momentum libur sekolah tahun ini membawa dampak signifikan terhadap pergerakan masyarakat menggunakan moda transportasi massal.
Stasiun Kertosono, Kabupaten Nganjuk, dilaporkan dipadati oleh belasan ribu penumpang, baik yang hendak berangkat maupun yang tiba di stasiun tersebut.
Kepala Stasiun Kertosono, Nurkolis, mengungkapkan bahwa aktivitas mobilitas penumpang mengalami grafik kenaikan yang cukup tajam selama periode liburan anak sekolah kali ini.
Pihaknya mencatat, ada sebanyak 19.171 penumpang yang melakukan keberangkatan (naik) dari Stasiun Kertosono. Angka tersebut didominasi oleh pengguna transportasi lokal.
Baca juga: Pengendara Dilempari Batu hingga Terjatuh, 10 Pelaku Pengeroyokan di Ngetos Nganjuk Diamankan Polisi
"Rinciannya, 5.800 penumpang kereta api jarak jauh dan 13.371 penumpang kereta api lokal," papar Nurkolis, Kamis (2/7/2026).
Kepadatan serupa juga terlihat dari arus kedatangan. Di periode yang sama, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Kertosono menembus angka 18.124 orang, yang terdiri dari 5.446 penumpang KA Jarak Jauh dan 12.678 penumpang KA Lokal.
Jika diakumulasikan secara harian, pergerakan penumpang di salah satu stasiun besar di Kabupaten Nganjuk ini tergolong sangat aktif.
"Rata-rata per harinya ada 1.100 penumpang kereta api lokal, 950 penumpang kereta api jarak jauh yang naik dari Stasiun Kertosono, dan yang turun sekitar 850 penumpang," urainya.
Mengenai peta pergerakan pemudik dan pelancong, Nurkolis membeberkan bahwa wilayah tujuan para penumpang terbagi menjadi beberapa klaster kota besar. Untuk kategori kereta api jarak jauh, mayoritas masyarakat memilih bepergian ke arah barat menuju Yogyakarta dan Bandung.
Sementara itu, bagi masyarakat yang memilih menggunakan kereta api lokal—yang biasanya didominasi oleh perjalanan jarak pendek hingga menengah—wilayah metropolitan Surabaya dan sekitarnya tetap menjadi destinasi favorit utama untuk menghabiskan waktu libur.
Guna menjaga kenyamanan dan mengantisipasi lonjakan penumpang yang tergolong tinggi ini, pihak manajemen stasiun telah menyiapkan langkah taktis. Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan kapasitas angkut pada rangkaian kereta api tertentu.
"Kami memberikan tambahan gerbong untuk Kereta Api Malabar pada musim libur sekolah ini," pungkas Nurkolis guna memastikan seluruh penumpang dapat terlayani dengan aman dan nyaman selama perjalanan.