Indonesia dan Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerjasama Sampai 5 Tahun ke Depan
Choirul Arifin July 02, 2026 11:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko sepakat memperkuat kerjasama ekonomi dalam pertemuan bilateral kedua kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Presiden Prabowo mengatakan, bersama Presiden Belarus, Indonesia sepakat memperkuat kerjasama di sejumlah sektor melalui peluncuran peta jalan kerjasama kedua negara selama lima tahun ke depan.

“Hari ini kedua negara telah meluncurkan peta jalan penguatan kerjasama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama 5 tahun ke depan. Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerjasama yang lebih terarah dan konkret,” kata Prabowo.

Di bidang ketahanan pangan kedua negara siap meningkatkan kerjasama di sektor pupuk dan teknologi pertanian.

“Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi untuk memperkuat kerjasama di bidang pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian serta alat berat,” katanya.

Di bidang ekonomi, kedua negara akan memperkuat rantai pasok serta kerjasama teknologi untuk pembangunan nasional.

“Kami sepakat untuk terus memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional kedua negara. Ke depan kerjasama akan difokuskan pada pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok serta kerjasama teknologi,” katanya.

Baca juga: Setelah 13 Tahun, Presiden Belarus Lukashenko Kembali Kunjungi Indonesia

Prabowo mengatakan dalam pertemuan tersebut, ia dan Lukashenko juga membahas mengenai perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dengan blok negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) yang terdiri dari Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgizstan.

“Di bidang perdagangan kami apresiasi Belarus telah menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement. Kami juga sedang melakukan proses ratifikasi tersebut,” katanya.

Sementara itu di bidang industri Indonesia-Belarus juga membukan peluang untuk membangun perusahaan gabungan diantara pelaku usaha kedua negara.

Baca juga: Prabowo Bertemu Lukashenko, Menlu Sugiono: Indonesia-Belarus Akan Luncurkan Road Map Kerja Sama

“Kita melihat peluang besar untuk meningkatkan investasi dan joint venture antara pelaku usaha kedua negara khususnya pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat dan agroindustri,” katanya.

Pada sektor pendidikan dan kebudayaan, kata Prabowo, Indonesia dan Belarus akan mempererat kemitraan antara lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi. Termasuk di dalamnya pertukaran kebudayaan.

“Komitmen Indonesia dan Belarus untuk memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan hari ini dengan disepakati sejumlah dokumen kerjasama oleh delegasi kedua negara di bidang kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi serta jasa keuangan. Juga di bidang kerjasama pertahanan hubungan kami sangat baik,” katanya.

“Saya berharap kerjasama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.