Pernah Banjir Setinggi Atap, Pramono Targetkan Kemanggisan Bebas Banjir Lewat Penataan Kali Grogol
Budi Sam Law Malau July 02, 2026 10:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Pemprov DKI Jakarta menolak menyerah pada kutukan banjir musiman yang membayangi warga Jakarta Barat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung ke lapangan untuk memastikan proyek penataan Kali Grogol Segmen Kemanggisan dikebut hingga tuntas, demi menghapus memori kelam warga yang pemukimannya pernah tenggelam hingga menyentuh atap rumah.

Langkah taktis ini dikonfirmasi langsung oleh Pramono saat meninjau langsung progres penataan di bantaran sungai tersebut pada Kamis (2/7/2026).

Ia menegaskan bahwa sisa pekerjaan fisik sepanjang 600 meter tidak boleh lagi terkatung-katung karena seluruh pos anggaran telah dipastikan aman dan siap dikucurkan.

"Sungai Grogol segmen Kemanggisan ini saya minta Sumber Daya Air (SDA) untuk menyelesaikan sampai ujung yang kurang lebih 600 meter lagi jalan yang seperti ini," tegas Pramono di lokasi peninjauan, Kamis (2/7/2026)

Baca juga: Instruksi Pramono Atasi Banjir Jakarta dan Hadapi Fenomena El Nino

Pasang Tanggul Kokoh 

Proyek ambisius ini dirancang sebagai sistem pertahanan berlapis untuk menjinakkan luapan debit air Kali Grogol saat intensitas hujan tinggi.

Penataan komprehensif ini mencakup pembangunan tanggul kokoh di sisi kanan dan kiri sungai dengan total panjang mencapai 1.480 meter.

Tak hanya tanggul, Pemprov DKI juga memasang dinding penahan banjir (parapet beton) miring yang membentang dari titik Jalan Kemanggisan Utama Raya hingga memotong jalur Jalan Tol Merak-Jakarta.

Guna mengoptimalkan fungsi serapan, area tangkapan air (catchment area) di sekitar Kemanggisan juga ikut direvitalisasi total.

Selain infrastruktur penahan air, dibangun pula jalan inspeksi modern di sepanjang aliran sungai.

Jalur ini berfungsi strategis sebagai akses kilat bagi petugas untuk mengeruk sedimen lumpur, mengangkut sampah, hingga memperbaiki kerusakan darurat.

Menariknya, jalan inspeksi ini juga ramah lingkungan karena dilengkapi fasilitas trotoar yang nyaman bagi mobilitas warga sekitar.

Larang Bangunan Liar, Pramono 'Warning' Jajaran Wali Kota

Pramono juga mengingatkan bahwa keberhasilan proyek ini bertumpu pada ketegasan menjaga fungsi lahan.

Ia melarang keras berdirinya bangunan liar di atas fasilitas jalan inspeksi yang baru dibangun tersebut.

Demi menjaga kawasan tersebut tetap steril dan berfungsi optimal, Pramono memberikan instruksi lisan di tempat kepada Wali Kota Jakarta Barat beserta jajaran camat untuk melakukan pengawasan melekat tanpa kompromi.

"Nanti kalau jalannya sudah selesai, tidak diperbolehkan siapapun untuk membuat bangunan liar di atas jalan ini. Maka saya minta kepada Wali Kota dan juga minta hadir Seko Jakarta Barat, hadir Camat juga, ini harus dijaga bersama-sama," seloroh Pramono melayangkan peringatan keras.

Langkah radikal ini diambil setelah Pramono mendengar langsung testimoni memilukan dari warga serta anggota DPRD DKI Jakarta mengenai kedahsyatan banjir yang sempat melumpuhkan urat nadi ekonomi Kemanggisan di masa lalu.

"Lima tahun yang lalu katanya banyak kalau banjir sampai dengan atap dan mudah-mudahan ini bisa kita tangani," kata Pramono

Ia berharap semua yang dilakukan Pemprov DKO demi mengakhiri penderitaan warga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.