Tunjang Kehidupan Setelah Bebas, Warga Binaan Lapas Lahat Diajak Budidaya Tanaman Kangkung
Refly Permana July 03, 2026 12:27 AM

 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui sektor pertanian. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan kegiatan perawatan dan persiapan lahan budidaya tanaman kangkung di area pertanian Lapas Kelas IIA Lahat.

Kegiatan jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) ini melibatkan pegawai serta warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian bidang pertanian. 

Berbagai tahapan dilakukan, mulai dari pembersihan lahan dari gulma dan tanaman pengganggu, pengolahan tanah, pembuatan bedengan, hingga penyiapan media tanam guna mendukung proses budidaya kangkung pada periode tanam berikutnya.

Baca juga: Diduga Sengaja Dibakar, Kebakaran Lahan Pertanian di Muara Dua Ogan Ilir Diselidiki Polisi

Kepala Lapas (Kalapas_ Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, mengatakan perawatan lahan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga produktivitas sarana pembinaan sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada warga binaan dalam bidang pertanian.

"Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis mengenai budidaya tanaman hortikultura, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat," sampainya kepada Sripoku.com Kamis (2/7/2026).

Dilanjutkannya bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu program prioritas yang terus dikembangkan sebagai bagian dari proses pembinaan warga binaan.

"Program pertanian ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar, bekerja, dan membangun keterampilan yang dapat menunjang kehidupan mereka setelah bebas nanti," ujarnya.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa optimalisasi lahan pertanian merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan selaras dengan upaya mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan sumber daya manusia.

"Akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian berbasis pertanian dan keterampilan lainnya guna meningkatkan kualitas pembinaan serta mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.