Iseng Berujung Petaka: Damkar Kota Bekasi Evakuasi Cincin yang Terjebak di Alat Vital Mahasiswa!
Budi Sam Law Malau July 03, 2026 01:33 AM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI — Kejadian menggelitik sekaligus menegangkan melanda seorang mahasiswa di Kota Bekasi.

Akibat tindakan iseng yang tidak masuk akal, pemuda berinisial SA (22) terpaksa harus menahan rasa malu yang amat mendalam setelah sebuah cincin berdiameter 2 cm tersangkut dan terjebak di area kemaluannya.

Tak punya pilihan lain, ia akhirnya mendatangi kantor pemadam kebakaran demi menyelamatkan aset paling berharganya.

Insiden memilukan ini terungkap setelah SA nekat mendatangi langsung Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Sektor Bekasi Selatan pada Rabu (1/7/2026).

Dengan langkah gontai dan wajah memerah akibat malu, mahasiswa tersebut memohon bantuan darurat kepada petugas yang sedang berjaga.

Komandan Pleton (Danton) Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi, Rahmat, membenarkan adanya laporan evakuasi tak biasa yang cukup menguji adrenalin anak buahnya tersebut.

"Kronologinya, iseng aja dia masukin, terus tidak bisa dibuka. Dengan penuh rasa malu dia langsung datang ke sektor Bekasi Selatan. Dia berpikiran tidak ada tempat lain untuk minta pertolongan, hanya ke damkar," ungkap Rahmat kepada TribunBekasi.com, Kamis (2/7/2026).

Baca juga: Kisah Haru Siswi SMA di Bekasi, Minta Damkar Dampingi Ambil Rapor Karena Ortu di Luar Kota

Andalkan Keahlian Damkar Usai Tonton Video Viral

Aksi nekat SA mendatangi markas petarung api ini rupanya bukan tanpa alasan.

Di tengah kepanikan karena cincinnya tak bisa lepas dan mulai menyiksa, SA teringat pernah melihat berbagai tayangan video viral di media sosial mengenai kemahiran petugas Damkar yang kerap sukses melakukan evakuasi serupa pada kasus-kasus nyeleneh.

"Dia mendatangi pemadam kebakaran karena sebelumnya pernah melihat tayangan proses evakuasinya yang bisa dilakukan oleh Damkar," jelas Rahmat.

Mendapat laporan sensitif tersebut, Tim Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi langsung mengerahkan dua personel eksekutor terbaiknya.

Ruang evakuasi dikondisikan sedemikian rupa demi menjaga privasi korban sekaligus memastikan konsentrasi penuh dari para petugas.

Ketegangan 30 Menit Memotong Logam Keras di Area Sensitif

Proses eksekusi berjalan sangat menegangkan dan menuntut tingkat presisi yang luar biasa tinggi.

Mengingat objek yang dievakuasi berada di area vital yang sangat sensitif, kesalahan sekecil apa pun dari alat pemotong bisa berakibat fatal bagi masa depan sang mahasiswa.

Petugas menggunakan alat khusus berupa gerinda mini (mini grinder) untuk memotong cincin tersebut.

Tantangan semakin berat lantaran material cincin terbuat dari logam yang cukup keras, sehingga gesekan alat potong memicu panas yang berisiko melukai kulit korban.

Petugas pun harus mengalirkan air secara berkala dan memotongnya milimeter demi milimeter dengan sangat sabar.

Setelah berjibaku dengan ketegangan selama kurang lebih 30 menit, kerja keras tim penjinak api ini akhirnya membuahkan hasil.

Cincin logam keras tersebut berhasil dipotong menjadi dua bagian dan terlepas sempurna tanpa menimbulkan luka sedikit pun pada organ vital korban.

SA pun bisa bernapas lega dan pulang membawa kembali "asetnya" dalam kondisi selamat, meski harus menanggung malu yang tak akan terlupakan seumur hidup.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.