Pencarian Manchester United pada musim panas ini untuk menambah fleksibilitas di lini serang membawa mereka kepada penyerang Crystal Palace, Ismaila Sarr. Menurut laporan dari TeamTalk, klub tersebut telah membuka pembicaraan dengan perwakilan sang pemain.
Laporan itu menyebutkan bahwa United “telah menghubungi perwakilan Sarr untuk menyatakan ketertarikan mereka dan mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai situasinya,” yang menunjukkan bahwa proses ini masih berada pada tahap penjajakan awal, bukan negosiasi lanjutan.
Sarr, yang berusia 28 tahun, dianggap cocok karena kemampuannya bermain di berbagai posisi di lini depan. Kemampuan serba bisa ini semakin dibutuhkan United, terutama dengan kemungkinan Joshua Zirkzee akan hengkang dan masa depan Marcus Rashford yang masih belum pasti.
Nilai Sarr meningkat pesat setelah menjalani apa yang disebut TeamTalk sebagai “musim terbaik dalam kariernya.” Ia mencetak sembilan gol di Liga Premier dan total 20 gol di semua kompetisi, serta memainkan peran penting dalam keberhasilan bersejarah Crystal Palace menjuarai UEFA Conference League.
Kontribusinya di level Eropa juga sangat besar, dengan TeamTalk melaporkan bahwa ia menutup kompetisi tersebut dengan sembilan gol dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Musim Ini.
Performa impresif itu berlanjut ke panggung Piala Dunia. Meski Senegal tersingkir oleh Belgia setelah kehilangan keunggulan 2-0 di menit-menit akhir, Sarr tetap menutup turnamen dengan catatan empat gol dan satu assist.
Bagi Manchester United, hal penting mungkin adalah peran sentral yang dimainkan Sarr untuk tim nasional Senegal. TeamTalk melaporkan bahwa ia “menunjukkan kemampuannya tampil sebagai penyerang tengah,” yang mendorong pihak INEOS untuk melanjutkan ketertarikan mereka secara lebih serius.
Crystal Palace berada dalam posisi yang kuat. Sarr baru bergabung pada tahun 2024 dengan biaya kurang dari £15 juta, namun TeamTalk memahami bahwa The Eagles kini akan meminta “lebih dari tiga kali lipat investasi tersebut” jika mempertimbangkan untuk menjualnya.
Dengan tiga tahun tersisa di kontraknya, Palace tidak memiliki alasan untuk menerima tawaran dengan harga rendah. Juventus juga dikabarkan memantau situasi ini, yang bisa menambah tekanan jika United memutuskan untuk memperkuat minat mereka.
Pelatih baru Palace, Pierre Sage, tentu lebih memilih mempertahankan pemain andalannya itu, terutama setelah musim yang sangat produktif baik di level klub maupun tim nasional.
Crysencio Summerville juga menjadi incaran United, namun TeamTalk menyebut bahwa Sarr “kemungkinan besar telah melampaui pemain asal Belanda itu dalam daftar prioritas mereka.”
Hal ini menambah daya tarik tersendiri. United masih membutuhkan pemain tengah, sementara kondisi finansial klub tetap dalam pengawasan ketat, dengan Sir Jim Ratcliffe bertekad untuk mengontrol biaya transfer dan gaji pemain.
Sarr menawarkan bukti kemampuan di Liga Premier, pengalaman di Eropa, kecepatan, gaya bermain langsung, dan fleksibilitas posisi. Pertanyaannya adalah apakah United dapat membenarkan pengeluaran besar untuk pemain berusia 28 tahun, terutama ketika Palace diperkirakan akan meminta keuntungan besar dari penjualannya.
Dari sudut pandang Manchester United, langkah ini menarik karena Sarr tampak seperti tipe pemain yang dapat menyelesaikan beberapa masalah sekaligus tanpa harus menjadi nama besar yang diidamkan para penggemar.
Ia memiliki pengalaman di Liga Premier, baru saja mencetak 20 gol di semua kompetisi, dan telah membuktikan dirinya mampu tampil di momen-momen besar. Itu penting. United dalam beberapa tahun terakhir telah merekrut banyak pemain yang tampak menjanjikan di atas kertas, namun membutuhkan waktu, kesabaran, dan sistem yang tepat. Sarr tidak akan datang sebagai proyek jangka panjang.
Namun, kekhawatiran terbesar ada pada biaya transfer. Jika Palace meminta lebih dari tiga kali lipat harga pembelian awal mereka, United bisa saja menghadapi kesepakatan yang sangat mahal untuk penyerang berusia 28 tahun. Hal itu tidak berarti langkah ini keliru, tetapi membuat ruang kesalahan menjadi lebih kecil.
Dari sisi taktik, keberadaan Sarr juga menguntungkan. Jika Zirkzee hengkang dan situasi Rashford berlarut-larut, United membutuhkan penyerang yang bisa bermain melebar, berlari di belakang garis pertahanan, dan juga menempati posisi tengah. Sarr memenuhi semua kriteria tersebut.
Bagi saya, ini adalah langkah yang masuk akal jika harga yang diminta sesuai, namun bisa menjadi risiko besar apabila Palace menetapkan valuasi terlalu tinggi. United membutuhkan perekrutan yang cermat, bukan kembali mengeluarkan biaya berlebih setelah seorang pemain tampil di musim terbaiknya.