Phonm Penh (ANTARA) - Taman Arkeologi Angkor di Kamboja, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, menarik 33.991 wisatawan China pada paruh pertama 2026, menurut sebuah laporan resmi pada Kamis (2/7), lapor Xinhua.
China menjadi sumber wisatawan mancanegara terbesar keempat yang berkunjung ke situs kuno tersebut pada periode Januari hingga Juni tahun ini, menurut laporan Angkor Enterprise, perusahaan milik negara.
Pada Juni saja, Angkor menerima kunjungan 4.272 wisatawan China, yang membuat China menempati peringkat kedua sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbanyak ke taman arkeologi tersebut, menurut laporan itu.
Terletak di Provinsi Siem Reap, Kamboja barat laut, Taman Arkeologi Angkor seluas 401 kilometer persegi merupakan destinasi wisata paling populer di negara kerajaan tersebut. Taman ini memiliki 91 kuil kuno yang dibangun antara abad ke-9 hingga ke-13.





