TRIBUNNEWS.COM - Timnas Spanyol akhirnya mengakhiri kutukan 16 tahun tidak pernah menang di fase gugur Piala Dunia.
Kepastian itu didapat setelah Spanyol menundukkan Austria dengan skor telak 3-0 yang bertempat di Stadion SoFi, Amerika Serikat, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Gol Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal pada menit ke-36 dan ke-89, serta Pedro Porro pada menit ke-66.
Kemenangan atas Austria memastikan langkah La Roja ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan akan berhadapan dengan pemenang duel Portugal vs Kroasia.
Momen bersejarah pun tercipta. Spanyol akhirnya mampu memenangi satu pertandingan fase knockout sejak menjadi juara Piala Dunia 2010.
Di Piala Dunia 2014, Spanyol gagal lolos dari fase grup.
Lalu di Piala Dunia 2018 dan 2022, Spanyol harus mengakhiri perjalanan di babak 16 besar.
Pengamat dari Spieltag Indonesia, Adrian, sebelumnya berpendapat jika Spanyol layak masuk daftar kandidat juara di Piala Dunia 2026.
"Spanyol dianggap sebagai salah satu tim kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara di edisi kali ini."
"Spanyol memiliki generasi emas baru dengan pemain-pemain muda berbakat seperti Lamine Yamal dan Nico Williams yang menjadi motor serangan tim," ujar Adrian dalam podcast Super Taktik Tribunnews di Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca juga: Siapa Lawan Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026? Oyarzabal Tak Peduli Portugal atau Kroasia
Di laga melawan Austria, Lamine Yamal berhasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Walaupun tidak mencatatkan namanya di papan skor, pemain muda Barcelona tersebut menjadi sosok yang paling menonjol saat Spanyol menaklukkan Austria.
Penampilan impresifnya membuat Yamal terpilih sebagai man of the match.
Bermain di sisi kanan lini serang, pemain berusia 18 tahun itu terus memberikan ancaman melalui kecepatan, kreativitas, serta kemampuan olah bolanya yang menyulitkan pertahanan Austria.
Selain aktif menciptakan peluang, Yamal juga beberapa kali melepaskan ancaman ke gawang Austria.
Baca juga: 16 Besar Piala Dunia 2026 - Menunggu Respons Portugal, Lamine Yamal Ngebet Lawan Cristiano Ronaldo
Walaupun gagal mencetak gol, kontribusi Yamal sangat besar dalam membuka ruang bagi rekan-rekannya sepanjang pertandingan.
Penampilan tersebut menunjukkan bahwa Yamal telah kembali menemukan performa terbaiknya setelah pulih dari cedera hamstring yang sempat dialaminya pada April lalu.
Dua gol yang dicetak Mikel Oyarzabal membuat koleksi golnya di Piala Dunia 2026 bertambah menjadi empat.
Torehan tersebut membuat penyerang Real Sociedad itu kini hanya terpaut dua gol dari dua pencetak gol terbanyak sementara, yakni Lionel Messi (Argentina) dan Kylian Mbappe (Spanyol).
Seusai pertandingan, Oyarzabal mengaku puas bisa memberikan kontribusi untuk Spanyol.
"Saya senang karena saya bisa membantu tim saya. Kami berhasil lolos ke pertandingan berikutnya dan sekarang kami perlu istirahat," kata Oyarzabal, dikutip dari laman BBC.
"Pertandingan yang cukup rumit, kami tahu itu akan sulit. Mereka adalah tim yang cukup tangguh secara fisik. Ini adalah hari yang hebat, pertandingan yang hebat dan kami senang," sambungnya.
Oyarzabal juga menyadari masih ada beberapa aspek permainan Spanyol yang perlu diperbaiki.
Namun, ia menegaskan jika Spanyol akan terus berjuang untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
"Saya percaya beberapa pertandingan berjalan baik, yang lain mungkin tidak begitu baik, tetapi kami akan terus maju," ujar Oyarzabal.
Ditanya soal calon lawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Oyarzabal mengaku siap jika akan berhadapan dengan Kroasia maupun Portugal.
"Kroasia atau Portugal? Saya tidak tahu. Saya punya teman di setiap tim, jadi ayo lawan mereka," pungkas pemain kelahiran 21 April 1997 itu.
(Tribunnews.com/Isnaini)