Kelamin Anak Hilang Separuh, Orang Tua Korban Dugaan Malapraktik Sunat di Tasikmalaya Lapor Polisi
Ravianto July 03, 2026 10:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Orang tua korban dugaan malapraktik khitan mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Hal ini dikatakan usai korban didampingi KPAID Kabupaten Tasikmalaya resmi melapor ke polres Tasikmalaya Kota, Kamis (2/7/2026).

Alasan melapor, karena selama satu tahun lebih kesepakatan yang telah disepakati tidak terealisasi dari kedua belah pihak.

KHITAN - Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mendampingi pasutri asal Tasikmalaya yang anaknya diduga jadi korban malapraktik khitan di wilayah Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
KHITAN - Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mendampingi pasutri asal Tasikmalaya yang anaknya diduga jadi korban malapraktik khitan di wilayah Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). (Tribun Jabar/Jaenal Abidin)

"Yang jelas saya ingin mencari keadilan, karena kondisi anak saya mengalami cedera permanen," ungkap Tati Nurhasanah kepada TribunPriangan.com,

Tati menambahkan, sebenarnya kejadian ini sudah dimusyawarahkan dengan kedua belah pihak dan berjanji akan memberikan biaya pengobatan hingga pendidikan.

Namun, perjanjian tersebut ternyata diingkari dari pihak klinik yang telah membuat anaknya tersebut harus separuh alat vitalnya hilang.

Baca juga: Kelamin Terpotong Setengah Saat Khitan, Bocah Tasikmalaya Diduga Korban Malapraktik

"Dari kejadian itu anak saya sudah tiga kali menjalani operasi, bahkan pihak klinik sudah berjanji bakal memberikan biaya pengobatan sampai pendidikan."

"Tapi semua tidak terealisasi, adapun pemberian uang dalam sebulan hanya Rp100 ribu itupun kalau ingat," keluh Tati yang didampingi tim KPAID Kabupaten Tasikmalaya.

Ia mengaku, kondisi anaknya sudah pulih tapi lebih banyak melamun karena kerap mendapat bullying di sekolahnya.

"Sekarang saja sekolah harus ditunggu sampai pulang, karena dia trauma dan pernah mendapat ledekan dari temen sebayanya," ungkap Tati. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.