Bus Pariwisata Hantam 4 Kendaraan di Suramadu, Pemotor dan Penumpang Tewas Terjebak
Sarah Elnyora Rumaropen July 03, 2026 10:35 AM

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di jalur akses Suramadu sisi Madura, Desa/Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Insiden maut ini dipicu oleh hantaman sebuah bus pariwisata dari arah belakang yang menyasar empat kendaraan lain di depannya, yakni Toyota Avanza, truk Fuso, truk boks, dan satu unit sepeda motor.

Akibat peristiwa tragis tersebut, pengendara sepeda motor beserta penumpangnya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terjebak di bawah kendaraan.

 

Bus Hantam 4 Kendaraan hingga Terbalik

Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan, Ipda Jauhari mengungkapkan, lima kendaraan yang terlibat laka lantas tersebut terdiri dari satu kendaraan bus, Toyota Avanza, truk Fuso, truk boks, dan satu unit sepeda motor.

Insiden maut ini mengakibatkan dua orang yang terdiri dari pengemudi sepeda motor dan penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Sementara korban meninggal dunia berjumlah 2 orang, untuk korban luka-luka masih kami data," ungkap Jauhari di lokasi kejadian.

Jauhari menjelaskan, kecelakaan karambol ini bermula dari pergerakan kendaraan yang melaju searah dari arah Surabaya menuju Madura.

Posisi bus pariwisata berada di paling belakang dan menghantam kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

Hingga saat ini, identitas kedua korban tewas masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Kejadian beruntun satu arah, dari arah Surabaya tujuan Madura, bus paling belakang, bus parawisata. (Dua) korban belum teridentifikasi, kami belum tahu," jelas Jauhari.

Jenazah Korban Sempat Terjebak

Selain menyebabkan dua korban jiwa, laka lantas beruntun di jalur Barat atau dari arah Surabaya tujuan Madura itu juga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat parah.

Kondisi kemacetan ini memaksa personel gabungan Satlantas Polres Bangkalan dan Polsek Burneh memberlakukan pola contraflow (kontra flow).

Jalur sisi Timur atau arah tujuan Surabaya terpaksa dijadikan dua jalur guna mengurai penumpukan kendaraan.

Untuk membuka kembali jalur di Tempat Kejadian Perkara (TKP), proses evakuasi kendaraan-kendaraan yang terlibat laka lantas tersebut membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Baca juga: Pembunuh Pejabat Bangkalan Diduga Berinisial E Domisili Malang, Sandal Hotel Jadi Petunjuk Utama

Petugas di lapangan harus bekerja ekstra keras karena seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan ditemukan dalam posisi terbalik. 

Selain itu, posisi salah satu korban meninggal dunia sempat menyulitkan jalannya evakuasi.

"Juga terkendala ada jenazah yang ada di bawah kendaraan (bus)," pungkas Jauhari.

Setelah melalui proses penanganan yang cukup panjang, arus kendaraan di jalur sisi Barat akhirnya sudah kembali normal pada pukul 07.25 WIB.

Kelancaran arus lalu lintas ini berhasil dipulihkan setelah truk boks yang terbalik dengan posisi membentang jalan akses utama tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.