Dapur Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Pakai AI, Tanya Menu dan Gizi Cukup Lewat WA
Ravianto July 03, 2026 10:47 AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi langkah untuk meningkatkan transparansi bergulirnya Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Karyawangi, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Dengan AI yang dirancang, para penerima manfaat bisa mendapat jawaban dengan cepat terhadap pertanyaan maupun keluhan yang disampaikan ke SPPG.

"Jadi ketika orang nanya, bisa fast response dijawab AI. Karena data kita sudah terinput, terkoneksi dengan website dan whatsapp," kata Kepala SPPG HIPMI Karyawangi Arlan Hardi saat ditemui di SPPG Karyawangi, Jalan Kolonel Masturi, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, KBB, Kamis (2/7/2026).

Arlan mengungkapkan, SPPG Karyawangi memiliki akun media sosial, aplikasi pesan singkat Whatsapp, hingga website sebagai akses keterbukaan.

Para penerima manfaat hingga warga umum bisa memantau bahkan bertanya langsung seputar MBG di SPPG Karyawangi.

Lebih teknis, AI yang dirancang mampu menjawab pertanyaan seputar menu harian, kandungan gizi, jadwal distribusi, hingga prosedur pengaduan tanpa harus menunggu operator.

Baca juga: MBG Libur, Harga Ayam hingga Telur di Pasar Johar Karawang Mulai Turun

Arlan menuturkan, SPPG Karyawangi menunjukkan bahwa transformasi digital bukan hanya milik perusahaan besar, dapur MBG juga dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan pelayanan, dokumentasi, edukasi gizi, dan komunikasi dengan masyarakat.

"Ini bentuk dari keterbukaan kita juga kepada masyarakat. Kita justru dengan senang hati kalau ada masyarakat yang ingin bertanya tentang kondisi dan cara kerja dapur kami," jelasnya.

Ia menambahkan, dengan bantuan AI, pertanyaan-pertanyaan yang berulang dari masyarakat kini ditangani, sehingga tenaga administrasi dapat lebih fokus pada pengawasan mutu makanan, distribusi, dan evaluasi operasional dapur.

Arlan menambahkan, banyak isu dan hoaks seputar Program MBG yang kerap beredar di masyarakat.

Untuk meminimalisir disinformasi customer service berbasis AI sangat membantu dalam menangani keresahan masyarakat.

SPPG Karyawangi telah beroperasi sejak September 2025 dan saat ini melayani sekitar 3.200 penerima manfaat baik pelajar, balita, ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Parongpong dengan dukungan 52 tenaga kerja.

"Program (AI) ini kita kembangkan sejal awal tahun lalu. Dan sangat membantu baik secara operasional kami maupun menjawab keresahan penerima manfaat, tiap hari di medsos kami live bahkan sampai 4 jam untuk menjawab dan sekadar berinteraksi dengan penerima manfaat dan warga lain," tambahnya.

Wartawan Tribun Jabar melihat langsung dasbor website SPPG Karyawangi dengan nama sppghimpikaryawangi.id.

Di laman tersebut terdapat sejumlah pilihan informasi yang dibutuhkan pengunjung laman.

Saat menguji AI dengan pertanyaan via Whatsapp, respons jawaban diberikan dengan cepat dan terdapat penjelasan terkait MBG di SPPG Karyawangi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.