Niat Membantu Truk Menanjak, Anggota PKJR Sitinjau Lauik Tewas usai Kendaraan Mundur ke Jurang
Rahmadi July 03, 2026 11:47 AM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut satu korban jiwa di kawasan pendakian Panorama II, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (2/7/2026) malam.

Satu unit truk tangki Hino bermuatan crude palm oil (CPO) dengan nomor polisi BA 8019 GU terjun ke jurang sedalam sekitar 50 meter setelah gagal menanjak di ruas Jalan Raya Padang-Solok, tepatnya di kawasan yang biasa disebut Tunggua.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Fajri (32), warga Tarantang, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Anggota Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan, Bripka Oyon Tanjung, membenarkan peristiwa tersebut.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit truk tangki bermuatan CPO di kawasan pendakian Tunggua Panorama II Sitinjau Lauik pada Kamis malam sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia," kata Bripka Oyon Tanjung, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Polres Dharmasraya Rampungkan 28 Kasus Laka Lantas, Kini Prioritaskan Penyelesaian Perkara Lama

Truk Berhenti karena Tak Kuat Menanjak

Oyon menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk tangki tersebut awalnya melaju dari arah Padang menuju Solok.

Namun, ketika memasuki tanjakan Tunggua Panorama II Sitinjau Lauik, kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan karena beratnya muatan yang dibawa.

"Truk sempat berhenti di tanjakan karena tidak kuat menanjak," ujarnya.

Selanjutnya, kendaraan tersebut ditangani oleh seorang anak tikuang (pekerja penarik kendaraan di tanjakan) bernama Muhammad Fajri untuk membantu melanjutkan perjalanan.

Mundur Lalu Masuk Jurang

Saat proses membantu kendaraan berlangsung, truk kembali gagal menaklukkan tanjakan.

Kendaraan kemudian bergerak mundur hingga keluar badan jalan dan terjun ke jurang dengan kedalaman diperkirakan sekitar 50 meter.

Baca juga: Agenda Wali Kota Padang Hari Ini, Bahas RAPBD 2026 hingga Luncurkan Padang Mandiri Benih

"Ketika sedang dibantu oleh anak tikuang, truk kembali tidak kuat menanjak. Kendaraan lalu mundur dan masuk ke dalam jurang," jelas Oyon.

Akibat kejadian itu, Muhammad Fajri yang berada di dalam kendaraan terjepit badan truk.

Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kondisi Jalan Gelap

Dari hasil pemeriksaan petugas, lokasi kecelakaan berada di jalan beton dengan kondisi tanjakan.

Arus lalu lintas saat kejadian relatif sepi dan rambu-rambu lalu lintas tersedia. Namun, penerangan di lokasi disebut minim sehingga kondisi jalan cukup gelap.

Truk tangki mengalami kerusakan berat akibat terjatuh ke dasar jurang.

Baca juga: Agenda Wali Kota Padang Hari Ini, Bahas RAPBD 2026 hingga Luncurkan Padang Mandiri Benih

Polisi Lakukan Olah TKP

Usai menerima laporan, personel kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan kecelakaan.

Petugas melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mencatat keterangan saksi, melakukan pengukuran serta penggambaran lokasi kejadian, sebelum melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.

"Peristiwa ini masih dalam penanganan petugas. Kami juga mengimbau seluruh pengemudi, terutama kendaraan bermuatan berat, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan serta mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur ekstrem Sitinjau Lauik," tutup Bripka Oyon Tanjung. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.