BANJARMASINPOST.CO.ID - Imbas perseteruan dengan presenter Ruben Onsu, Sarwendah kini jadi sasaran hujatan.
Bahkan kini muncul petisi boikot Sarwendah di tengah polemik dengan Ruben Onsu itu.
Sampai kini, ternyata sudah ditandatangani lebih dari 16 ribu orang terkait petisi boikot kekasih Giorgio Antonio itu.
Memang, kini beredar sebuah petisi daring yang menyerukan boikot terhadap mantan istri Ruben Onsu tersebut.
Petisi tersebut dengan cepat menyita perhatian warganet dan dalam waktu singkat berhasil mengumpulkan lebih dari 12 ribu tanda tangan dari para pendukungnya.
Petisi ini dibuat melalui platform daring dengan judul “Cancel Sarwendah Dari Media Sosial”.
Baca juga: Perseteruan Memanas, Sarwendah Kecewa Ulah Ruben Onsu, Terjadi Sesaat Sebelum Pulang Umrah
Bahkan, dalam halaman petisi tercatat lebih dari 4.000 dukungan masuk hanya dalam satu hari.
Pada bagian keterangan, pembuat petisi menyebutkan bahwa gerakan ini berkaitan dengan laporan hukum yang diajukan Sarwendah terhadap sejumlah pengguna media sosial.
"Gerakan ini adalah bentuk dukung untuk perlindungan hukum bagi teman-teman penggiat media sosial terkait laporan Sarwendah," tulis petisi tersebut sebagaimana dikutip dari platform Change.org.
Pembuat petisi juga mengeklaim bahwa langkah hukum tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan kreator konten.
Mereka menyebut banyak pengguna media sosial merasa terancam akibat pelaporan yang dilakukan Sarwendah terhadap berbagai konten di internet.
Dalam penjelasannya, petisi itu menilai langkah hukum tersebut berpotensi membatasi ruang kebebasan berekspresi di media sosial.
Menurut mereka, pelaporan terhadap konten yang dianggap sebagai bentuk opini publik justru dapat melemahkan hak berekspresi yang semestinya dilindungi.
Melalui petisi tersebut, masyarakat kemudian diajak untuk memberikan dukungan dengan menandatangani pernyataan yang disediakan.
Selain jumlah tanda tangan yang terus bertambah, kolom komentar pada halaman petisi juga dipenuhi berbagai tanggapan dari para pendukung.
Sebagian besar komentar berisi kritik terhadap sikap Sarwendah selama polemik berlangsung.
Beberapa warganet menilai Sarwendah sudah tidak lagi pantas dijadikan panutan di media sosial karena dianggap kerap membawa urusan pribadi ke ruang publik.
Ada pula yang menyoroti cara ia membahas mantan suaminya serta dampaknya terhadap anak-anak. Tak sedikit pula komentar yang secara singkat menyatakan dukungan terhadap gerakan boikot tersebut.
Kemunculan petisi tersebut berawal dari polemik yang lebih dulu ramai diperbincangkan di media sosial.
Sebelumnya, Sarwendah menjadi sorotan setelah beberapa kali melakukan siaran langsung yang membahas kehidupan pribadinya pasca perceraian dengan Ruben Onsu.
Dalam sejumlah sesi siaran tersebut, Sarwendah sempat melontarkan kata-kata yang dianggap kurang pantas dan dinilai berkaitan dengan hubungan dirinya bersama mantan suami.
Potongan video dari siaran langsung itu kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam respons publik.
Sebagian warganet menunjukkan simpati, namun tidak sedikit pula yang menilai Sarwendah terlalu membuka urusan pribadi dan dianggap menyudutkan pihak lain.
Perdebatan pun semakin meluas hingga menjadikan namanya ramai diperbincangkan di media sosial.
Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi seruan boikot terhadap Sarwendah.
Tidak hanya dirinya, sejumlah merek yang memiliki kerja sama dengannya juga ikut menjadi perhatian warganet.
Sejumlah akun media sosial bahkan mendesak perusahaan-perusahaan terkait untuk mengevaluasi kerja sama dengan Sarwendah, dengan alasan khawatir polemik tersebut dapat berdampak pada citra merek.
Beberapa artis ini sempat menjadi bahan perbincangan publik hingga akhirnya mereka diboikot di televisi.
Kompas.com merangkum deretan artis yang terkena boikot tampil di televisi atau sebagainya.
1. Saipul Jamil
Penyanyi dangdut Saipul Jamil menjadi artis yang diboikot tampil di televisi. Padahal, Saipul Jamil kala itu baru bebas dari penjara.
Muncul sebuah petisi yang meminta Saipul Jamil untuk tidak tampil lagi di televisi.
Saipul Jamil diboikot lantaran publik dunia maya yang melihat kasusnya sebagai mantan narapidana asusila dan suap.
Petisi itu dibuat oleh akun Lets Talk and Enjoy yang ditujukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
2. Ayu Ting Ting
Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting juga pernah mendapat kecaman dari netizen sehingga muncul pemboikoran atasnya.
Alasan Ayu Ting Ting diboikot lantaran salah satu perbuatannya yang dinilai tak sopan.
Pada saat live salah satu program televisi, Ayu Ting Ting tampak menendang salah satu talent.
Petisi pemboikotan Ayu pun dimuat dalam change.org menyebut blacklist Ayu Ting Ting dari dunia pertelevisian.
3. Nikita Mirzani
Selanjutnya ada artis sensasional Nikita Mirzani yang juga pernah diboikot untuk tampil di televisi.
Adapun alasan Nikita Mirzani diboikot lantaran terlalu banyak bermasalah yang saat itu dengan Dipo Latief, Kriss Hatta hingga Puput Carolina.
Saat itu petisi untuk memboikot Nikita Mirzani menjadi ramai.
4. Gofar Hilman
Konten kreator Gofar Hilman juga pernah mendapat pemboikotan dari netizen atau lebih kepada cancel culture.
Gofar terkena cancel culture lantaran ia dituding melecehkan seorang perempuan. Hal itu berawal dari pemilik akun Twitter @quweenjojo yang membuat pengakuan dilecehkan Gofar.
Kejadian tersebut ramai diperbincangkan pada 2021 lalu yang membuat Gofar mendapatkan cancel culture.
Kendati demikian, masalah itu akhirnya selesai setelah perempuan tersebut meminta maaf kepada Gofar atas tudingannya yang tidak benar adanya.
5. Rizky Billar
Yang terbaru ialah Rizky Billar yang diboikot dari stasiun televisi swasta usai melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Rizky Billar bahkan dilaporkan oleh Lesti, istrinya, atas tindakan tersebut hingga berujung di kantor polisi.
Walhasil, gara-gara KDRT itu Rizky Billar dicopot sebagai host acara Dangdut Academy 5.
Keputusan itu diambil sesuai keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menutup ruang bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik di televisi maupun radio.
"Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia mengenai penutupan ruang untuk semua pelaku KDRT untuk tampil di radio dan televisi," kata Ramzi host DA 5.
"Dan Indosiar menjawab pertanyaan netizen sekaligus mengambil keputusan. Dengan ini kami umumkan bahwa mulai malam ini Rizky Billar tidak lagi menjadi host Dangdut Academy," tutur Irfan Hakim.
(Banjarmasinpos.co.id/Grid.id)