Kejar Pelantikan Akhir Juli, Pemkab Batang Pacu Pengisian Dua Jabatan Strategis Eselon II
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang berpacu dengan waktu untuk segera mengisi dua jabatan strategis eselon II yang saat ini masih kosong.
Pengisian posisi tersebut dinilai penting agar pelayanan publik, koordinasi birokrasi, hingga komunikasi pemerintahan tetap berjalan optimal di tengah percepatan program pembangunan daerah.
Dua jabatan yang tengah dilelang melalui Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tersebut yakni Asisten III Sekretariat Daerah dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang.
Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, memastikan proses seleksi sudah berjalan dan kini memasuki tahapan berikutnya setelah masa pendaftaran ditutup pada akhir Juni lalu.
"Sudah dibuka dan sekarang sedang berjalan proses seleksinya," kata Faiz, Jumat (3/7/2026).
Pengisian dua posisi tersebut menjadi perhatian karena memiliki peran penting dalam roda pemerintahan daerah.
Asisten III bertanggung jawab pada koordinasi bidang administrasi umum dan penguatan tata kelola birokrasi, sementara Kepala Dinas Kominfo memegang peran strategis dalam pengelolaan informasi publik, transformasi digital, hingga pelayanan komunikasi pemerintah kepada masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batang, Dwi Riyanto, mengatakan pendaftaran seleksi telah resmi ditutup pada 30 Juni 2026 dan kini memasuki tahap verifikasi administrasi seluruh pelamar.
"Saat ini prosesnya adalah seleksi administrasi terhadap berkas para pelamar yang sudah masuk ke sekretariat panitia seleksi," ucap Dwi.
Dia menjelaskan, posisi Asisten III diminati lima pelamar, sedangkan jabatan Kepala Dinas Kominfo diikuti empat pelamar.
Seluruh dokumen peserta kini diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan yang telah ditetapkan panitia.
Menurutnya, hasil seleksi administrasi akan menentukan apakah proses dapat dilanjutkan sesuai jadwal atau harus dilakukan perpanjangan pendaftaran apabila jumlah peserta yang memenuhi syarat tidak mencukupi ketentuan minimal.
"Kami masih menunggu hasil verifikasi administrasi. Jika jumlah peserta yang lolos belum memenuhi syarat, maka ada kemungkinan dilakukan perpanjangan pendaftaran," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan seluruh tahapan seleksi dapat diselesaikan pada akhir Juli 2026 sehingga pejabat definitif dapat segera dilantik dan langsung bekerja.
"Harapannya akhir Juli sudah sampai tahap pelantikan," ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui target tersebut masih bersifat tentatif karena sangat bergantung pada kelancaran setiap tahapan seleksi, termasuk kemungkinan adanya kekurangan peserta maupun persoalan administrasi lainnya.
Di tengah proses pengisian dua jabatan tersebut, Pemkab Batang juga menghadapi tambahan kekosongan satu kursi eselon II lainnya, yakni Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun per 1 Juli 2026.
Namun hingga saat ini, posisi di Dinas Perhubungan belum masuk dalam agenda seleksi terbuka yang sedang berjalan.
Keberadaan pejabat definitif di sejumlah organisasi perangkat daerah dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kebijakan sekaligus mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten Batang dalam beberapa tahun ke depan. (Ito)