BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Jenazah korban kecelakaan maut di Jalan Tanjunguban-Tanjungpinang, KM 16, Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 22.50 WIB masih di RSUD RAT Tanjungpinang. Korban diletakkan di kamar jenazah di rumah sakit tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Medis (Kabid Yanmed), RSUD RAT Tanjungpinang, dr Darfius mengatakan, korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.45 WIB.
"Saat tiba di RSUD RAT sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Korban mengalami luka parah di bagian kaki dan kepala.
"Korban datang ke RSUD RAT diantar ambulans. Sampai saat ini belum ada identitasnya," katanya.
Pihaknya masih menunggu kedatangan keluarga dan pihak kepolisian.
Sebelumnya, korban terlibat kecelakaan dengan sebuah sepeda motor.
Insiden maut ini melibatkan sepeda motor masing-masing, Honda Supra X 125 BP 3829 TP dengan Honda Scoopy BP 3518 TI.
Seorang saksi mata, Abdul mengaku saat kejadian arus lalu lintas kendaraan sedang lengang.
"Kedua kendaraan itu sama-sama datang dari Tanjungpinang hendak menuju ke Bundaran KM 16," kata Abdul.
Kedua pengendara itu hanya sendiri saja, mereka tidak membawa penumpang.
Saat tiba di lokasi tepat di depan Mr. DIY, pengendara Honda Supra menabrak motor Honda Scoopy dari belakang.
"Kedua pengendara terpelanting jatuh ke aspal. Pengendara Supra meninggal di lokasi, sementara pengendara Scoopy alami luka-luka," katanya.
Korban meninggal adalah seorang pria dewasa yang belum diketahui identitasnya.
"Korban masih menggunakan tas. Sepertinya baru pulang kerja," katanya.
Korban terbaring di lokasi cukup lama, kurang lebih 1 jam, baru dievakuasi ke RSUD RAT Tanjungpinang menggunakan mobil ambulans.
Kedua sepeda motor tersebut alami kerusakan di bagian depan dan samping.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Teddy Maher Hartanta membenarkan adanya peristiwa itu.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut," kata Teddy.
Dua sepeda motor tersebut sudah diamankan di Mapolres Bintan, untuk proses lebih lanjut.
"Nanti kita sampaikan update selanjutnya, baik kronologi maupun identitas korban," katanya singkat. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)