Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, terus dikebut menjelang rencana peluncuran nasional pada Agustus 2026.
Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dikutip dari Kompas. com, KDMP adalah lembaga ekonomi beranggotakan masyarakat desa yang dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan melalui prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi bersama.
Dengan kata lain, KDMP adalah lembaga ekonomi yang dibentuk oleh masyarakat desa atau kelurahan.
Lembaga ini mengusung nilai gotong royong dan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan usaha.
Baca juga: Diskop UKM dan Transmigrasi Aceh Tenggara Dorong Percepatan Lima KDMP Prioritas
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten Aceh Tengah, Marwandi Munthe ST MT, kepada wartawan TribunGayo.com, Alga Mahate Ara pada Jumat (3/7/2026), mengungkapkan progres pembangunan gerai fisik KDMP di daerahnya saat ini telah mencapai 68 unit.
"Untuk Aceh Tengah sendiri progresnya sudah mencapai 68 KDMP dalam tahap pembangunan, dan ini terus berjalan karena harapan Bapak Presiden nanti di Agustus akan di launching sekitar hampir 80.000 KDMP di Indonesia, termasuk juga di Aceh Tengah," ujarnya.
Ia menjelaskan, dari sisi kesiapan lokasi, Aceh Tengah sebenarnya telah mengantongi sekitar 73 hingga 75 titik yang sesuai untuk pembangunan KDMP.
Namun dari jumlah tersebut, baru 68 titik yang gerai fisiknya rampung dibangun.
Pembangunan gerai fisik KDMP di Aceh Tengah dikerjakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan pendampingan dari pihak TNI, khususnya dalam proses penyiapan lahan dan lokasi.
Mawardi menyebutkan, untuk mempercepat pembangunan tahap awal, prioritas lokasi diarahkan pada lahan-lahan milik pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat, serta lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tersedia di wilayah tersebut.
"Untuk tahap awal, untuk mempercepat proses pembangunan gerai fisik KDMP ini, itu ditujukan pada lokasi-lokasi yang milik pemerintah," katanya.
Dengan capaian saat ini, Mawardi optimistis sisa lokasi yang telah disiapkan dapat segera diselesaikan pembangunannya sebelum peluncuran serentak KDMP se-Indonesia berlangsung Agustus 2026 mendatang.
Percepatan ini sekaligus menjadi bagian dari proyek strategis nasional yang bertujuan membangkitkan perekonomian masyarakat pedesaan melalui koperasi yang dikelola dan dimiliki oleh warga desa setempat.
Baca juga: Tenaga PPPK Bakal Ditempatkan di KDMP Maksimal 3 Orang, Ini Penjelasan Diskop Aceh Tengah
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa sebanyak 36 ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditargetkan sudah beroperasi pada akhir tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menghadiri Milad ke-109 Aisyiyah di Wonder Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, pembangunan KDKMP merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa.
“Ekonomi harus tumbuh dari desa. Dengan adanya koperasi desa, nantinya desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Zulkifli Hasan menekankan bahwa koperasi desa bukanlah supermarket, melainkan infrastruktur pemerintah yang akan menjadi penyalur bantuan sosial.
“Nanti bantuan pangan, Bansos, PKH dari koperasi yang bagi agar tidak salah. Sekarang bantuan didrop di kepala desa, didrop kepala desa yang dapet temennya kepala desa.
Bukan yang miskin, bukan yang memerlukan sebagian. Karena didrop di kepala desa, sekarang akan didrop di koperasi desa,” kata Zulkifli Hasan yang di kutip dari Kompas.com pada Jumat (3/7/2026).
Pemerintah berharap keberadaan KDKMP dapat memperkuat sistem distribusi bantuan sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa secara lebih merata. (*)
Baca juga: 385 KDMP Berdiri di Aceh Tenggara, 5 Desa Jadi Prioritas Awal Operasional, Ini Daftarnya