Pendaftaran Balon Ketua Partai Golkar Sulsel Dibuka Pekan Depan, Setelah Musda Ditunda Berkali-kali
Ansar July 03, 2026 02:22 PM

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI akhirnya memastikan jadwal penjaringan bakal calon (balon) Ketua Partai Golkar Sulsel periode 2026–2031. 

Kepastian itu muncul setelah menunggu berbulan-bulan sejak terbentuknya Panitia Musda XI Partai Golkar Sulsel.

Panitia kembali memastikan setelah beberapa kali jadwal Musda ditunda.

Awalnya ditargetkan akhir Maret 2026. Kemudian bergeser ke 18 April 2026.

Setelah itu kembali ditunda karena menunggu Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyelesaikan ibadah haji.

Terakhir, panitia menyebut Musda dijadwalkan awal Juli 2026. Namun hingga 3 Juli belum ada pembukaan resmi maupun penetapan tanggal final dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Rencana penjaringan disampaikan Koordinator Steering Committee (SC) Musda Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri saat ditemui di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa Nomor 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Jumat (3/7/2026) siang.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah adanya arahan dari DPP Golkar dan Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said.

“DPP Partai Golkar dan juga Plt Ketua Golkar Sulsel telah memerintahkan langsung kepada saya selaku Ketua SC untuk segera membuka penjaringan bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel sebelum Musda dihelat secara resmi yang sedianya digelar pertengahan bulan ini,” ujar Armin.

Mantan anggota DPRD Sulsel itu menjelaskan, tindak lanjut dari arahan tersebut ialah segera mengundang seluruh unsur SC untuk menggelar rapat membahas jadwal pelaksanaan penjaringan dan berbagai persiapan yang diperlukan.

“Atas perintah dan arahan itu, saya akan segera mengundang teman-teman SC untuk rapat penentuan waktu dan jadwal penjaringan, serta berbagai persiapan teknis yang diperlukan,” katanya.

Ia mengungkapkan, sesuai arahan DPP Partai Golkar, proses penjaringan diharapkan dapat dilaksanakan secepatnya pada pekan depan.

Namun, penentuan jadwal resmi pelaksanaan penjaringan akan diputuskan melalui rapat bersama jajaran Steering Committee (SC) dan ex-officio Organizing Committee (OC).

“Sesuai arahan DPP Partai Golkar, saya berharap dalam rapat nanti teman-teman SC maupun OC dapat menyetujui pelaksanaannya pada pekan depan,” ujar Armin.

“Tentang waktu pastinya dan mekanisme pelaksanaannya akan kami bicarakan dalam rapat SC bersama ex-officio Ketua dan Sekretaris OC,” jelasnya.

Armin menambahkan, SC Musda Golkar Sulsel dijadwalkan menggelar rapat besok, Sabtu (4/7/2026) siang.

Rapat tersebut akan membahas penentuan jadwal penjaringan, mekanisme pelaksanaan, serta berbagai persiapan teknis menjelang pembukaan pendaftaran bakal calon ketua.

Ia menegaskan seluruh tahapan pelaksanaan Musda akan tetap berpedoman pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 Tahun 2025 yang diterbitkan DPP Partai Golkar.

Meski demikian, menurutnya, penerapan teknis di lapangan perlu dibahas secara bersama agar pelaksanaan Musda dapat berjalan lancar dan tertib sesuai aturan organisasi.

Apa pun mekanisme pelaksanaannya, tentu kami akan tetap berpedoman dan merujuk pada Juklak Nomor 02 Tahun 2025 yang diterbitkan DPP Golkar.

“Hanya saja, teknis penerapannya di lapangan akan kami bicarakan terlebih dahulu dalam rapat sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan terkendali,” pungkasnya.

Adapun proses penjaringan bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel akan dipusatkan di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel.

Bahlil Ingin Aklamasi

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia ingin Musda XI Golkar Sulsel berakhir aklamasi.

Demikian diumumkan Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said di Kabupaten Soppeng Sabtu (16/5/2026) sore.

Muhidin memimpin konsolidasi kader Dapil Sulsel II di Bumi Latemmammala. 9 pengurus DPD II Golkar kabupaten/kota hadir.

"Ketua Umum Bahlil minta musda aklamasi. DPP ingin Musda Sulsel tidak ada voting. 5 musda di Pulau Sulawesi sudah selesai semua aklamasi," kata Muhidin di hadapan kader.

Muhidin mengungkapkan belum mengusulkan jadwal musda ke Bahlil.

Ia ingin menuntaskan konsolidasi kader di tiga daerah pemilihan selama jadi pelaksana tugas.

"Suara rakyat itu suara Golkar. Makanya saya belum usulkan jadwal musda kalau belum mendengarkan aspirasi kader. Harapan ketua umum musda di 38 provinsi selesai aklamasi," ujar Muhidin.

Sepulang dari Soppeng, Muhidin mengaku segera terbang ke Jakarta menemui Bahlil.

Ia segera mengusulkan jadwal musda kepada Bahlil.

"Senin saya berencana menghadap ketua umum. Saya akan laporkan kondisi di daerah," ujar Muhidin.

"Kita berharap Musda Golkar Sulsel jangan lagi dibawa ke Jakarta. Cukup Musda 2020 lalu di Jakarta. Dulu saya 2 malam tidak tidur gara-gara musda," kata Muhidin.

Sementara itu Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak mengucapkan selamat datang kepada Muhidin bersama pengurus DPD I Golkar Sulsel.

Ia juga menyambut 9 pengurus DPD II Golkar kabupaten/kota Dapil II.

"Terima kasih atas kepercayaan kepada kami jadi tuan rumah," kata Andi Kaswadi.

Dalam kesempatan itu, Andi Kaswadi Razak mengungkapkan ketidaksediaannya dicalonkan di Musda Golkar Sulsel.

"Kalau jadi tuan kami, Soppeng siap, tapi saya tidak siap dipilih jadi Ketua DPD I. Kami yakin ada yang lebih hebat dari kami," ujar Kaswadi Razak.

Konsolidasi Partai Golkar dapil Sulsel II di Gedung Serbaguna La Patau, Kabupaten Soppeng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Sabtu (16/5/2026).

Di antaranya Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, ia duduk di antara Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak dan mantan Anggota DPR RI, Supriansa.

Ketua Steering Commite Armin Mustamin Toputiri, Sekretaris SC Nasruddin Upel, Wakil Ketua DPRD Sulsel sekaligus PLT Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina, Plt Bendahara DPD I sekaligus Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Ketua Harian Kadir Halid, Ketua Organizing Commite, Lukman B Kadi.

Kemudian, Anggota DPRD Sulsel Andi Muhammad Ikram, Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, Ketua DPRD Pare-Pare Kaharuddin Kadir.

Ketua Golkar Pinrang Usman Marham,  Ketua Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin, Ketua Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin.

Serta sejumlah kader dan pengurus Golkar tingkat DPD II dari sembilan Kabupaten yang ada.

Terlebih dahulu acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alquran.

Dilanjutkan pembacaan doa oleh Anggota DPRD Sulsel Andi Muhammad Ikram.

Lalu, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta hymne partai Golkar.

Kemudian pembacaan Pancasila dan Ikrar Panca Bakti Partai Golkar diikuti hadirin. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.