BANGKAPOS.COM, BANGKA – SMAN 1 Pangkalpinang memperluas akses pendidikan berkualitas di Bangka Belitung.
Mulai tahun Ajaran 2026/2027, SMA Negeri 1 Pangkalpinang sebagai sekolah induk resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang berkolaborasi dengan sekolah Mitra SMAN 1 Koba-Bangka Tengah, SMAN 1 Taboali-Bangka Selatan dan SMAN 1 Simpang Teritip-Bangka Barat.
Program ini dirancang khusus untuk memberikan fleksibilitas belajar bagi siswa yang memiliki keterbatasan geografis, atlet berprestasi dengan jadwal latihan padat.
Pendaftar umumnya adalah anak yg telah putus sekolah dengan kriteria drop out atau lulus tidak melanjutkan pada jenjang menengah. Memiliki Dokumen Ijazah SMP/MTs/Sederajat atau Ijazah Paket B, usia minimal 16 tahun dan maksimal berusia 18 Tahun.
Program PJJ ini bukan sekadar belajar daring biasa, melainkan sistem pembelajaran terstruktur yang didukung oleh fasilitas digital mumpuni.
Beberapa keunggulan program ini meliputi Kurikulum Nasional yang Adaptif, Menggunakan Kurikulum Merdeka dengan penyesuaian moda pembelajaran digital, Fasilitas Learning Management System (LMS), akses materi, diskusi dan tugas yang terintegrasi secara tersutruktur, Tenaga Pendidik Tersertifikasi.
Kelas diampu langsung oleh guru-guru terbaik SMAN 1 Pangkalpinang dan juga guru-guru sekolah Mitra SMAN 1 Koba, SMAN 1 Taboali dan SMAN 1 Simpang Teritip.
Ijazah setara lulusan program PJJ akan mendapatkan ijazah resmi yang memiliki bobot dan legalitas yang sama persis dengan program reguler.
Kepala SMA Negeri 1 Pangkalpinang, Jumani mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pendidikan hadir membawa solusi nyata.
Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Program PJJ ini bukan sekadar alternatif, melainkan sebuah inovasi strategis yang dirancang secara matang.
PJJ hadir untuk memberikan fleksibilitas tanpa mengurangi kualitas, menyediakan akses belajar yang inklusif, adaptif serta mendorong kemandirian dan literasi digital yang sangat dibutuhkan oleh generasi masa depan.
"Saya mengajak seluruh anak-anakku, yang berusia 16-18 tahun yang tidak bisa menempuh Pendidikan secara reguler mari bergabung dan manfaatkan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini dengan sebaik-baiknya. Bergabunglah dengan sekolah induk, SMA Negeri 1 Pangkalpinang dan Sekolah Mitra, yaitu SMA Negeri 1 Toboali Bangka Selatan, SMA Negeri 1 Koba bangka Tengah, dan SMA Negeri 1 Simpang Teritip. Jangan ragu, jangan menunda. Ini adalah kesempatan emas unt meng-upgrade diri dan menjemput masa depan yang cemerlang,"ujar Kepala SMA Negeri 1 Pangkalpinang, Jumani.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kuota, pendaftaran SPMB dapat menghubungi Sekretariat Panitia SPMB PJJ di SMA Negeri 1 sebagai sekolah induk dan juga sekolah Mitra. (*/E7)