Jadwal Listrik Padam di Palangka Raya Jumat 3 Juli 2026, Jalan Kalibata-RTA Milono-G Obos-Menteng
Pangkan Banama Putra Bangel July 03, 2026 01:06 PM

TRIBUNKALTENG.COM - Berikut wilayah yang terdampak jadwal pemadaman listrik terbaru pukul di Kota Palangka Raya, pada Jumat (3/7/2026).

Untuk diketahui bahwa pemadaman listrik bergilir terjadi sehubungan dengan adanya gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang berdampak pada pasokan daya sistem.

Bahkan pada saat ini, PLN akan melakukan pengaturan operasi kelistrikan guna menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan.

Baca juga: Jadwal Listrik Padam di Palangka Raya Hari Ini 1 Juli 2026: Jalan Menteng-Tilung-Galaxi cek

Berikut Jadwal pemadaman listrik bergilir hari ini Jumat 3 Juli 2026

Waktu: 08.00 s.d. 12.00 WIB

Wilayah: Komplek Perkantoran Pemkot Palangkaraya, Kampus 3 UMPR, Hotel Luwansa, JI. Mahir Mahar, sebagian Jalan RTA Milono, Seputaran Kelurahan Sabaru dan Kereng Bangkirai, JI. Panenga, JI. Gs Rubay, Jl. Manduhara, JI. Pasendeng, JI. Basir Jahan, Jl. Matal, Jl. Surung, JL. Mangku Raya, JI. Anggrek dan Sekitarnya, Jalan Kalibata, JI. Tampung Penyang, JI. Garuda permai, JI. Mupakat, Jalan Yogyakarta, JI. Bangas Permai, Jalan Ir Soekarno, Jl. Isaskar Udang, Jl. Sepakat, JI. Denok, JI. Parawei, JI. Yerusalem, Seputaran Jalan G Obos IV-XXVI, JI. Sejati Raya, Sebagian JI. Menteng XV-XXVI dan Sekitarnya

Pemadaman listrik yang masih berulang di Kota Palangka Raya mendapat sorotan dari Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.

Pemadaman tersebut terjadi ketika Wali Kota menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Usai rapat, Fairid pun mendesak PT PLN memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai penyebab pemadaman yang masih terjadi di Kota Palangka Raya.

Menurut Fairid, keluhan terkait pemadaman listrik terus disampaikan masyarakat kepada pemerintah kota.

Namun, pihaknya tidak dapat memberikan jawaban secara pasti karena persoalan tersebut merupakan kewenangan PLN.

"Saya juga banyak ditanya dan dikeluhkan oleh masyarakat. Kita tidak bisa menjawab secara pasti. Karena itu kami berharap pihak PLN bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di Kota Palangka Raya, supaya ada informasi yang cukup jelas kepada masyarakat," ujarnya.

Ia berharap PLN tidak hanya menjelaskan penyebab gangguan listrik, tetapi juga menyampaikan dampak yang ditimbulkan serta perkiraan waktu hingga pasokan listrik kembali normal.

"Kiranya dijelaskan saja penyebabnya apa dan kemungkinan sampai kapan kondisi ini akan berlangsung," katanya.

Selain dikeluhkan masyarakat dan pelaku usaha, Fairid mengatakan gangguan kelistrikan juga mulai berdampak terhadap fasilitas milik Pemerintah Kota Palangka Raya, salah satunya penerangan jalan umum (PJU).

Menurutnya, tegangan listrik yang naik turun menyebabkan sejumlah PJU mengalami gangguan.

Ada yang padam, ada yang pengaturan timernya kembali ke awal atau ter-reset, bahkan sebagian mengalami kerusakan.

"Karena naik turunnya voltase atau tegangan listrik, banyak PJU kami yang kadang-kadang mati atau mengalami gangguan. Ada beberapa yang memang rusak, ada juga yang ter-reset. Pengaturan timernya kembali ke awal, ada yang mati, ada juga yang mengalami gangguan," jelasnya.

Ia mengatakan pemerintah kota akan terus melakukan pembenahan terhadap jaringan penerangan jalan.

Namun, Fairid kembali meminta agar PLN memberikan penjelasan resmi sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak menimbulkan spekulasi.

"Kami juga akan berupaya melakukan perapian kabel listrik. Tapi kami berharap PLN juga bisa menjelaskan supaya informasinya tidak simpang siur dan ada kejelasan untuk masyarakat," ucapnya.

Fairid juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi tegangan listrik masih belum stabil.

Menurutnya, fluktuasi tegangan berpotensi memicu kerusakan peralatan elektronik hingga korsleting apabila instalasi listrik di rumah tidak memadai.

Ia meminta masyarakat yang menggunakan genset memastikan instalasi listrik aman.

Sementara warga yang hendak meninggalkan rumah diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan memastikan kondisi rumah tetap aman.

"Naik turun voltase itu tentu membahayakan juga untuk rumah. Bagi yang menggunakan genset agar berhati-hati, karena apabila terjadi naik turun voltase bisa memicu korsleting apabila instalasi listriknya tidak baik. Kalau perlu sebelum keluar rumah, peralatan listrik dipadamkan dan rumah dititipkan kepada tetangga. Karena tegangan listrik di Kota Palangka Raya masih sering naik turun, sehingga potensi terjadinya korsleting juga cukup tinggi," ujarnya.

Pemadaman Listrik di Kota Palangka Raya Jumat 3 Juli 2026

Sementara itu, Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya menjelaskan, pemadaman listrik terjadi akibat adanya gangguan teknis pada salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan.

Menurutnya, gangguan tersebut menyebabkan pasokan daya menurun sehingga PLN harus melakukan pengaturan beban untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan secara menyeluruh.

"Perihal ini disebabkan adanya gangguan teknis pada salah satu PLTGU di sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan," jelas Gian,

Hal ini kemudian memicu penurunan pasokan daya sehingga PLN harus melakukan pengaturan beban demi menjaga stabilitas sistem jaringan listrik secara menyeluruh agar tidak terjadi gangguan yang lebih luas."

Terkait hingga kapan pemadaman bergilir akan berlangsung, Gian mengatakan pihaknya masih belum dapat memastikan karena kondisi pasokan pembangkit masih bersifat dinamis.

"Perihal ini mohon maaf, masih belum dapat informasi lebih lanjut karena beban pembangkit saat ini bersifat dinamis," pungkasnya.

Pemadaman Bergilir

PT PLN (Persero) masih menerapkan pemadaman listrik secara bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kota Palangka Raya, Kamis (25/6/2026) lalu.

Kondisi ini telah berlangsung sejak dua hari terakhir akibat kendala operasional pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan. 

Berdasarkan pengumuman resmi yang disampaikan Manajer PLN ULP Palangka Raya Timur, Adeck Aprlyan Kurnia Hadi melalui media sosial, gangguan tersebut menyebabkan penurunan pasokan daya sehingga dilakukan pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh.

Masyarakat diminta memantau jadwal dan perkembangan terbaru melalui media sosial resmi PLN maupun notifikasi pada aplikasi PLN Mobile.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.