KDMP di Aceh Tengah Direncanakan Bakal Jembatani Kopi Gayo ke Pasar Ekspor
Sri Widya Rahma July 03, 2026 01:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, bersiap menjadi wadah baru bagi petani kopi Gayo untuk menembus pasar ekspor. 

Baca juga: KDMP Aceh Tengah Capai 68 Gerai, Kejar Target Jelang Peluncuran Nasional Agustus 2026

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Aceh Tengah, Marwandi Munthe ST MT, kepada wartawan TribunGayo.com, Alga Mahate Ara pada Jumat (3/7/2026), mengungkapkan bahwa KDMP dengan unit usaha di sektor perkopian akan diikat kerja sama resmi melalui nota kesepahaman (MoU) dengan para eksportir yang selama ini beroperasi di daerah tersebut.

"Kami juga sebenarnya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kementerian. Mungkin di dalam bulan Juli ini, untuk Kabupaten Aceh Tengah, kita akan mengundang beberapa nanti Koperasi KDMP yang ada unit usaha di perkopian," ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah ini menyasar sektor unggulan daerah. Secara teknis, KDMP yang bergerak di bidang perkopian akan di MoU kan dan dikerjasamakan dengan para pelaku eksportir yang saat ini sudah eksis di Kabupaten Aceh Tengah, dengan sepengetahuan pihak Kementerian.

"Secara teknis, KDMP kita yang memang bergerak di sektor perkopian akan di-MoU-kan, dikerjasamakan dengan pelaku-pelaku eksportir yang saat ini sudah eksis di Kabupaten Aceh Tengah. Dan ini diketahui oleh pihak kementerian," katanya.

Baca juga: Diskop UKM dan Transmigrasi Aceh Tenggara Dorong Percepatan Lima KDMP Prioritas

Peluang Besar bagi Pengembangan Sektor Perkopian Daerah

Lebih jauh, Mawardi menyampaikan harapannya agar komoditas unggulan Aceh Tengah, khususnya kopi, tidak hanya dikerjasamakan pada tingkat lokal, melainkan meluas hingga ke luar daerah. 

Menurutnya, rencana ini telah dibahas dalam pertemuan virtual bersama pihak Kementerian dan mendapat sambutan positif.

"Harapan saya sebenarnya unggulan-unggulan Kabupaten Aceh Tengah, komoditasnya, seperti tadi kopi, itu bukan saja di-MoU-kan di lokal, tapi bagaimana nanti antar daerah. Ini kemarin hasil zoom dengan pihak kementerian, itu diaminkan," ungkapnya.

Ia menyebutkan, peluang kerja sama tersebut kemungkinan besar akan melibatkan KDMP di Pulau Jawa maupun Pulau Sumatera. 

Sebagai Kadiskop UKM sekaligus pendamping KDMP Aceh Tengah, Mawardi optimistis skema ini akan membuka peluang besar bagi pengembangan sektor perkopian daerah.

"Kemungkinan nanti kita bisa kerja sama dengan KDMP di Pulau Jawa, atau di Pulau Sumatera. Ini dibuka peluang yang sangat besar untuk KDMP Kabupaten Aceh Tengah," pungkasnya. (*)

Baca juga: Tenaga PPPK Bakal Ditempatkan di KDMP Maksimal 3 Orang, Ini Penjelasan Diskop Aceh Tengah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.