Pemkot Mulai Perbaikan Permanen Underpass Hanoman, Jalan Dibeton dan Drainase Dibangun
taryono July 03, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai melakukan penanganan permanen terhadap Jalan Underpass Hanoman di Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, yang selama ini menjadi salah satu titik jalan rusak saat musim hujan.

Baca juga: HP Jurnalis Tribun Lampung Dipukul Saat Ambil Video Dendi Ramadhona, Gesturnya Ngancam

Perbaikan dilakukan dengan mengganti konstruksi jalan aspal menjadi rabat beton serta membangun saluran drainase untuk mengatasi genangan air yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan penyediaan infrastruktur jalan yang baik merupakan hak masyarakat. Karena itu, Pemkot Bandar Lampung terus memprioritaskan perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

"Jalan yang baik adalah hak masyarakat. Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus hadir, mendengar, dan bekerja untuk memberikan yang terbaik," ujar Eva Dwiana, 3 Juli 2026.

Sebelumnya, Eva juga meninjau langsung kondisi Jalan Pahoman di kawasan underpass kereta api yang mengalami kerusakan akibat sistem drainase yang kurang memadai pada 29 Juni 2026.

Menurutnya, ruas jalan tersebut juga akan segera diperbaiki melalui pengecoran beton dan pembangunan drainase agar kerusakan tidak kembali terulang. Ia meminta seluruh proses pekerjaan dipercepat sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan nyaman.

Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung mulai mengerjakan peningkatan kualitas Jalan Underpass Hanoman dengan mengubah permukaan jalan menjadi rabat beton sekaligus membangun saluran drainase di titik-titik rawan genangan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Rayu R. Warganegara, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan kerusakan Jalan Underpass Hanoman dipicu genangan air yang selalu muncul saat hujan.

"Setelah kami tinjau dan analisis lebih lanjut, masalah di ruas ini disebabkan lokasi underpass yang menjadi titik genangan setiap hujan. Kondisi tersebut membuat lapisan aspal cepat rusak dan kembali berlubang," kata Rayu, Jumat 3 Juli 2026.

Sebagai solusi jangka panjang, kata Rayu, konstruksi jalan ditingkatkan dari hotmix menjadi rabat beton yang dinilai lebih kuat menghadapi kondisi tersebut. Selain itu, saluran drainase juga dibenahi agar aliran air lebih lancar dan tidak lagi menggenangi badan jalan.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Saat ini, pengerjaan baru dilakukan pada satu jalur sepanjang sekitar 32 meter dengan lebar 3,5 meter. Setelah beton mencapai umur yang ditentukan, pekerjaan akan dilanjutkan ke jalur berikutnya hingga kedua jalur selesai dibeton.

"Itu sudah mulai kita laksanakan. Rencananya dua jalur akan dibeton seluruhnya. Sekarang baru satu jalur yang dikerjakan. Sekaligus kita rapikan saluran airnya supaya tidak lagi terjadi genangan," jelasnya.

Rayu menambahkan, pengerjaan dilakukan secara bertahap karena tingginya volume kendaraan yang melintasi kawasan tersebut.

"Karena lalu lintas di sana padat, pekerjaan tidak bisa dilakukan sekaligus. Satu segmen membutuhkan waktu sekitar satu minggu, kemudian dilanjutkan ke segmen berikutnya," ujarnya.

Pemkot Bandar Lampung berharap peningkatan kualitas jalan dan pembenahan drainase tersebut menjadi solusi permanen sehingga Underpass Hanoman tidak lagi mengalami kerusakan berulang saat musim hujan serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat maupun pengguna jalan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.