TRIBUNSTYLE.COM, LANGKAT - Memasuki masa libur sekolah pertengahan tahun 2026, banyak keluarga mencari alternatif liburan yang menantang namun tetap aman untuk semua usia. Jika jelajah alam seperti mendaki gunung atau ekspedisi darat terasa terlalu berat, rafting (arung jeram) kini menjadi tren pilihan utama untuk menghabiskan quality time yang berkesan bersama keluarga.
Salah satu destinasi yang sedang naik daun di musim liburan kali ini adalah arung jeram di Sungai Bingei, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, yang dikelola oleh operator berpengalaman, Sumatra Explore.
Baca juga: Edisi Liburan: Rekomendasi 10 Destinasi Favorit di Sumatera Utara untuk Healing dari Penatnya Tugas
Arung jeram menjadi pilihan favorit karena sifatnya yang inklusif. Putra, salah satu pemandu di Sumatra Explore, mengungkapkan bahwa olahraga arus deras ini relatif bisa dinikmati oleh berbagai generasi.
"Kami bahkan pernah memandu kelompok yang salah satu pesertanya sudah berusia 70 tahun," ujar Putra.
Keseruan ini turut dibuktikan oleh komunitas Senarai Family yang mengisi liburan mereka dengan memboyong keluarga untuk Tadabur Alam sekaligus silaturahmi. Menggunakan tiga perahu yang masing-masing diisi lima peserta dan dua pemandu, perjalanan menyusuri sungai berlangsung sangat meriah.
Harun Nuh, seorang aktivis agraria Sumut yang baru pertama kali mencoba rafting pascasembuh dari sakit, mengaku langsung terpikat.
“Seru, latihan jantung! Padahal saya baru sehat dari sakit, tapi rafting bikin saya ketagihan dan ingin ikut lagi,” ungkap Harun sembari tersenyum.
Petualangan sudah dimulai bahkan sebelum perahu karet menyentuh air. Peserta harus menaiki mobil bak terbuka menuju hulu sungai di Namo Nangka, melewati jalanan yang naik-turun dan rimbunnya ranting pohon yang menguji nyali.
Sesampainya di hulu, prosedur keselamatan menjadi menu wajib. Kunci utama dari keselamatan rafting adalah jangan panik. Peserta dibekali teknik mendayung dan instruksi kepatuhan terhadap aba-aba pemandu.
Catatan Keselamatan: Pihak pengelola memastikan kegiatan ini dilengkapi dengan pelampung berkekuatan tahan beban hingga 135 kg dan dikawal oleh tim rescue. Alhasil, peserta yang tidak bisa berenang pun tetap dapat menikmati wahana ini dengan aman.
Selama melintasi rute sepanjang kurang lebih 4 kilometer, peserta akan diuji kekompakannya melalui zona-zona jeram dengan nama unik yang dibagi oleh Sumatra Explore:
Tak kalah seru, di akhir rute peserta ditantang untuk melompat dari tebing setinggi 3-4 meter ke dalam sungai yang dalam dan aman. Qadafi, seorang peserta cilik yang baru berusia 9 tahun, bahkan berani melompat hingga empat kali tanpa rasa takut.
Untuk menambah keseruan di zona aman yang dalam tanpa batuan, pemandu terkadang sengaja membalikkan perahu secara tiba-tiba demi memicu adrenalin peserta. Petualangan air ini kemudian berakhir di titik finish Pemandian Alam Namu Sira-sira.
Baca juga: Menjelajah Kalimantung: Surga Tersembunyi Tapanuli Tengah, Sumatera Utara yang Bikin Ogah Pulang
Setelah puas mengarungi sungai, peserta diantar kembali ke camp Sumatra Explore. Rasa lelah langsung terbayar tuntas dengan hidangan makan siang prasmanan khas pedesaan yang menggugah selera: sayur lodeh, ayam goreng, sambal blacan, ikan asin goreng, kerupuk udang, serta kesegaran semangka dan es timun serut.
Fasilitas dan Harga Paket Tour 2026
Joni Kurniawan, salah satu Founder Sumatra Explore, menerangkan bahwa paket wisata olahraga ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau untuk kantong keluarga.
Syarat Peserta:
( Tribun-Medan.com / Eti Wahyuni / Tribunstyle.com / Selviana Safitri )