Nyaris Menangi Sayembara Dedi Mulyadi Rp 250 Juta, Begini Pengakuan Tukang Cukur Curiga Lihat Taufik Hidayat
Siti M July 04, 2026 08:34 AM

Grid.ID - Sayembara Dedi Mulyadi untuk orang yang berhasil memberi info keberadaan Taufik Hidayat beberapa waktu lalu sampat viral. Gubernur Jawa Barat itu bahkan berjanji akan memberikan uang Rp 250 juta.

Seperti yang diketahui, publik sempat digegerkan dengan aksi pelaku penganiayaan Taufik Hidayat (30), yang diketahui menyekap pacarnya sendiri yakni YTR. Mengejutkannya lagi, aksi penyekapan dan penganiayaan itu sudah berlangsung selama tiga tahun.

Taufik Hidayat sendiri sempat menjadi buronan sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi. Dedi Mulyadi bahkan minta Taufik Hidayat dihukum dan sempat mengadakan sayembara untuk masyarakat yang dapat membantu aparat menemukan keberadaan pelaku.

Dedi menyatakan akan memberikan hadiah Rp 250 juta dari uang pribadinya kepada pihak yang bisa memberikan informasi akurat hingga Taufik tertangkap.

"Saya memberikan ruang bagi warga dimanapun berada untuk berpartisipasi mencarinya," ucap Dedi dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Jumat (3/7/2026)

Dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp 250 juta," tandasnya

Kendati demikian, siapa sangka, ternyata hampir saja ada yang berhasil memenangkan sayembara Dedi Mulyadi. Ya, sosok itu adalah Opa yang berprofesi sebagai tukang cukur asal Tasikmalaya.

Sebelumnya, Taufik Hidayat disebut Opa sempat memakai jasanya untuk cukur rambut. Namun sehari setelah sayembara diumumkan, Taufik sudah ditangkap duluan oleh Polda Jabar pada Selasa (23/6/2026).

Kendati demikian, Opa tetap menceritakan detik-detik saat Taufik Hidayat mendatangi tempat pangkas rambutnya yang terletak di Cimindi, Cimahi, Bandung. Saat itu Taufik tiba setelah Maghrib atau sekira pukul 18.30 WIB.

Opa juga menuturkan ia sempat curiga melihat gelagat Taufik.

"(Taufik) pakai sweater persis yang ditangkap itu. Dia bawa motor, pake (masker)," kata Opa dikutip Grid.ID dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (2/7/2026).

Bahkan saat ada pelanggan lain minta dicukur Taufik disebut terlihat agak ketakutan dan berdalih mules.

"Gelisah pak, karena ada pelanggan mau potong, antre, dia gelisah. Katanya (Taufik) 'aduh mules, mules', pegang perut. Tangannya ke rambut, nutup wajah," imbuh Opa.

Opa bahkan sempat berdebat dan menyerankan cukur cepak saja karena ada pitak di kepala Taufik.

"Iya. Dia kan pitak di sini (kepala atas). Katanya (Taufik) 'potong cepak a'. Kata saya udah dihabisin. Udah sama saya dinol in (dicukur habis), katanya (Taufik) 'kok ini kayak Ronaldowati?'.

Kata saya ini harus ngejar yang ini yang pitak biar enggak kelihatan, botakin aja. Kata (Taufik) 'jangan, cepak dulu aja'," ungkap Opa.

Setelahnya, Opa kepikiran tentang sosok pelanggan terakhirnya. Hingga akhirnya Opa syok saat menyadari bahwa orang yang ia cukur rambutnya adalah buronan polisi.

"Dalam hati pas lagi motong, ini orang kayak familiar, lihat di mana. Saya kan lihat yang DPO itu yang foto mukanya ganteng yang pertama, bukan yang asli (foto editan). Pas malam saya pulang, di rest area saya lihat lagi (medsos) 'oh benar ini orang yang potong rambut sama saya'," pungkas Opa.

"Oh jadi akang tahu dia namanya Taufik setelah dia pergi, akang mencoba mengingat kemudian melihat HP," tanya Dedi Mulyadi

"Iya, dizoom, oh benar ini, saya lihat kan di alisnya ada codetnya, oh benar ini orang," jawab Opa.

Alhasil, andai saja dirinya tahu ada sayembara Dedi Mulyadi lebih awal, Opa mengaku bakal melapor ke polisi terkait kedatangan Taufik.

"Saya tahunya dari istri 'pah, ini pak Dedi sayembara, bapak kemarin nyukur si Taufik kok enggak ditangkap? kalau ditangkap dapat (uang)'," tandas Opa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.