TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Peningkatan Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan menurunnya Indeks Ketimpangan Gender (IKG) menjadi sinyal positif keberhasilan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur.
Capaian tersebut kini diperkuat melalui langkah strategis Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dengan mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyusun perencanaan dan penganggaran yang responsif gender.
Langkah itu diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Jumat (3/7/2026).
Bimtek bertema Peran Perangkat Daerah dalam Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) tersebut diikuti perwakilan OPD yang tergabung sebagai tim focal point PUG.
Baca juga: Pemkab Kukar Dorong Kesetaraan Gender Melalui Berbagai Kebijakan dan Program
Mereka memiliki tugas menyusun program dan anggaran yang mengedepankan prinsip kesetaraan gender.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atrau DP3AP2KB PPU, Mua'allimin, mengatakan penyusunan anggaran yang responsif gender merupakan bagian penting untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah memberikan manfaat yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan ilmu dan keterampilan, khususnya bagi tim Focal Point PUG di semua Perangkat Daerah dalam menyusun anggaran yang responsif gender," ungkapnya.
Menurutnya, penerapan Pengarusutamaan Gender tidak cukup hanya tertuang dalam dokumen perencanaan, tetapi harus diwujudkan melalui penyusunan program dan pengalokasian anggaran di setiap perangkat daerah.
Baca juga: DPRD Kaltim Dorong Penguatan Kebijakan Gender
Karena itu, peserta mendapatkan pembekalan mengenai metode Gender Analysis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (GBS), Gender Action Budget (GAB), hingga penyusunan kerangka acuan kerja yang responsif gender.
Pemkab Penajam Paser Utara mencatat sejumlah indikator pembangunan yang berkaitan dengan kesetaraan gender menunjukkan tren positif.
Selain meningkatnya Indeks Pembangunan Gender (IPG), daerah ini juga mencatat kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta penurunan Indeks Ketimpangan Gender (IKG).
Materi bimtek disampaikan oleh fasilitator Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting.
Baca juga: DPRD Balikpapan Bahas Raperda Penataan Gudang dan Kesetaraan Gender
Mua'allimin berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dalam menyusun perencanaan pembangunan di instansi masing-masing.
"Saya percaya dengan potensi yang dimiliki oleh SDM perencana, disertai kerja keras dan niatan baik, semua bisa dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tutupnya. (*)